Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, Dugaan Pemerasan Perusahaan dalam Pengurusan Sertifikat K3

Umar Wirahadi • Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:07 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer terjaring OTT KPK, Rabu (20/8) malam.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer terjaring OTT KPK, Rabu (20/8) malam.

LombokPost – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Kali ini Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer yang akrab disapa Noel menjadi salah satu pejabat yang diamankan pada Rabu (20/8) malam. 

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kabar OTT tersebut. 

KPK mengungkapkan Noel ditangkap dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 

"Benar, terkait pengurusan sertifikasi K3," ujar Fitroh dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/8). 

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sepuluh orang lainnya. Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum merinci lebih detail soal peran masing-masing pihak maupun barang bukti yang disita.

KPK memiliki waktu selama 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum terhadap Noel dan pihak-pihak yang ditangkap.

Siapa Immanuel Ebenezer?

Immanuel Ebenezer mulai dikenal publik ketika menjadi pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Noel saat itu memimpin jaringan relawan Jokowi Mania (Joman).

Pada Pilpres 2024, Noel sempat mendeklarasikan dukungan Joman untuk Ganjar Pranowo lewat pembentukan relawan Ganjar Mania.

Namun, arah dukungan itu berubah, ia kemudian mendirikan relawan Prabowo Mania 08 untuk mengawal pencalonan Prabowo Subianto.

Baca Juga: OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Puluhan Mobil hingga Motor Ducati

Langkah politik pria kelahiran Riau, 22 Juli 1975, itu semakin serius ketika maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dari dapil Kalimantan Utara melalui Partai Gerindra.

Tapi dia gagal melenggang ke Senayan karena hanya mampu meraih 29.786 suara. 

Namanya makin dikenal setelah ditunjuk sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.

Noel juga sempat menjabat sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni PT Mega Eltra periode 2021-2022.

Perusahaan itu bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat. 

OTT kali ini menambah daftar panjang pejabat negara yang terjerat operasi tangkap tangan KPK.

 

Editor : Kimda Farida
#Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #Immanuel Ebenezer #Jokowi #operasi tangkap tangan (OTT) #Wakil Menteri Ketenagakerjaan #Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)