LombokPost - Demonstrasi menolak usulan kenaikan tunjangan DPR RI menjadi perhatian media internasional.
Media-media global, termasuk The Guardian, melaporkan aksi protes yang melibatkan ribuan mahasiswa, pekerja, dan aktivis di berbagai wilayah Indonesia.
Mereka turun ke jalan untuk menolak kebijakan yang dianggap sebagai wujud ketidakadilan di tengah krisis ekonomi.
Sorotan media asing tidak hanya berfokus pada tuntutan utama, tetapi juga pada bentrokan antara demonstran dan aparat. Penggunaan gas air mata dan simbol-simbol perlawanan menjadi bagian yang diulas.
Laporan internasional menekankan adanya kesenjangan yang besar antara elite politik dan rakyat jelata di Indonesia.
Kenaikan tunjangan DPR dinilai sebagai bukti kesenjangan sosial, terutama saat anggaran untuk sektor publik seperti pendidikan dan kesehatan justru dikurangi. Perhatian dunia ini juga menyoroti isu transparansi, keadilan sosial, dan stabilitas politik di Indonesia.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post