Tak terkecuali Sri Mulyani. Penggantiannya sebagai Menteri Keuangan karena memang atas dasar evaluasi kinerja.
"Ya, bukan mundur, bukan dicopot. Jadi Bapak Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, tentunya kita semua paham bahwa beliau memiliki hak prerogatif, maka kemudian atas evaluasi beliau memutuskan untuk melakukan perubahan formasi" ungkap Prasetyo Hadi kepada wartawan.
Prasetyo Hadi menambahkan, perombakan kabinet ini dilakukan untuk kebaikan bagi Indonesia. Sebaliknya, reshuffle ini juga tidak dilakukan karena unjuk rasa masyarakat yang berakhir rusuh pada pekan lalu.
"Ya tidak ada (bukan karena kericuhan) tidak ada kemudian karena sesuatu hal yang sangat spesifik begitu. Tapi pergantian. Ini kan semua bagian dari evaluasi," tegas Prasetyo Hadi lagi membantah rumor Sri Mulyani diganti karena tuntutan pendemo.
Sri Mulyani menjabat sebagai menkeu sejak 2016 lalu, era Presiden Joko Widowo.
Selain Sri Mulyani, Presiden Prabowo juga mengganti sejumlah menteri lainnya.
Ada Anggota DPR Fraksi Golkar Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Lalu Ferry Juliantono yang sebelumnya menjabat Wamen Koperasi dilantik menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi. Dan Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.
Gus Irfan sebelumnya menjabat Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah. Sementara satu wamen yang dilantik adalah Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Berikut nama-nama Menteri yang di reshuffle hari ini :
1. Menko Politik dan Keamanan, Budi Gunawan - Pengganti: (Belum ada)
2. Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo - Pengganti: (Belum ada)
3. Menteri Keuangan, Sri Mulyani - Pengganti: Purbaya Yudhi Sadewa
4. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding - Pengganti: Mukhtarudin
5. Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi - Pengganti: Ferry Juliantono
Editor : Siti Aeny Maryam