Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ferry Joko Juliantono, Aktivis dan Penggerak Koperasi Sejak Tahun 1990-an

Nurul Hidayati • Selasa, 9 September 2025 | 16:53 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost  - Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kini memiliki wajah baru di Kementerian Koperasi.

Ferry Joko Juliantono, seorang aktivis, politisi, dan penggerak koperasi yang sudah malang melintang sejak dekade 1990-an, resmi ditunjuk sebagai menteri.

Penunjukan Ferry disambut baik oleh berbagai kalangan, mengingat rekam jejaknya yang tak diragukan lagi. Pria kelahiran Jakarta, 27 Juli 1967 ini dikenal luas sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan isu-isu kerakyatan.

 Baca Juga: Presiden Prabowo Reshuffle Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa Dilantik Jadi Menteri Keungan

Jauh sebelum menjabat di pemerintahan, Ferry telah lebih dulu dikenal publik sebagai aktivis yang lantang menyuarakan hak-hak agraria, buruh, nelayan, dan tentunya, koperasi.

Pengalamannya yang mendalam di akar rumput menjadi modal utama untuk mengemban tugas baru ini. Sebagai Menteri Koperasi, Ferry diharapkan mampu membawa semangat pergerakan dan inovasi untuk memajukan koperasi di seluruh Indonesia.

Kepemimpinannya diyakini akan memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, memastikan bahwa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

 Baca Juga: Reshuffle Kabinet, Sri Mulyani Digoyang? IHSG Anjlok 1,3 Persen, Saham Bank Rontok!

Dengan latar belakang yang kuat dalam aktivis dan pemahaman mendalam tentang isu-isu sosial, Ferry Joko Juliantono siap mengawal koperasi Indonesia memasuki era baru yang lebih kuat dan berdaya saing.

Kabinet Merah Putih kini memiliki nakhoda baru untuk sektor koperasi. Presiden resmi menunjuk Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi. Penunjukan ini menarik perhatian publik mengingat rekam jejak Ferry yang kuat di dunia politik dan aktivis.

Ferry Juliantono bukanlah nama asing di kancah politik nasional. Ia dikenal sebagai politikus senior dan aktivis yang telah lama berjuang untuk isu-isu kerakyatan.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi masyarakat yang berfokus pada ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM.

Ferry juga memiliki pengalaman di legislatif, meskipun tidak dalam posisi formal sebagai anggota DPR. Kontribusinya lebih banyak diwujudkan melalui perumusan kebijakan strategis dari luar parlemen dan perannya sebagai pendukung utama dalam berbagai program pro-rakyat.

Pengalamannya yang luas di lapangan memberinya pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh koperasi dan UMKM di Indonesia.

Sebagai Menteri Koperasi yang baru, Ferry Juliantono menghadapi tantangan besar. Ia harus melanjutkan program-program yang telah berjalan, seperti modernisasi koperasi dan digitalisasi UMKM.

Di sisi lain, ia juga diharapkan mampu membawa terobosan baru untuk mengatasi masalah klasik seperti permodalan, tata kelola, dan akses pasar bagi koperasi.

Presiden Prabowi Subianto resmi melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Senin (8/9).
Presiden Prabowi Subianto resmi melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Senin (8/9).

Pengalaman Ferry di dunia politik dan aktivis diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha mikro.

Banyak pihak menaruh harapan besar agar ia mampu menghidupkan kembali koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa, serta memastikan koperasi dan UMKM menjadi tulang punggung yang kuat bagi ekonomi Indonesia.

Editor : Pujo Nugroho
#koperasi #kabinet #menteri #aktivis #reshuffle #merah putih