Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Setelah viral, Oknum Kepala Sekolah dan Guru yang Karaoke Sambil Berpelukan Mesra pada Jam Sekolah Akhirnya Minta Maaf

Rosmayanthi • Rabu, 1 Oktober 2025 | 07:55 WIB

Setelah viral, oknum kepala sekolah dan guru yang karaoke sambil berpelukan mesra pada jam sekolah akhirnya memutuskan minta maaf.
Setelah viral, oknum kepala sekolah dan guru yang karaoke sambil berpelukan mesra pada jam sekolah akhirnya memutuskan minta maaf.
LombokPost - Oknum Kepala Sekolah dan guru yang viral di media sosial lewat video aksi karaoke sambil pelukan di sekolah akhirnya menyampaikan permohonan maaf.

Mereka viral setelah video mereka dibagikan melalui Instagram oleh akun @riekediahp dengan caption "Berdebar lihat TV dari Pak Prabowo. Mantap SDN Ciodeng 2".

Parahnya, oknum kepala sekolah dan guru itu kepergok asik karaoke pakai menggunakan smart TV pemberian Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto diketahui telah menyalurkan sebanyak 330 ribu smart tv untuk sekolah. Di mana Smart TV tersebut sengaja diberikan oleh Presiden Prabowo untuk mendukung proses belajar mengajar.

Usut punya usut, aksi karaoke tersebut ternyata terjadi SD Negeri 2 Ciodeng, Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, pada saat jam sekolah.

Dalam video terlihat, seorang pria berkacamata yang tak lain adalah Kepala Sekolah SD Negeri 2 Ciodeng sedang bernyanyi bersama seorang guru perempuan.

Keduanya masih mengenakan seragam dinas, asyik berkaraoke, berdiri berpegangan tangan dan sesekali berpelukan sambil bernyanyi. 

Tak hanya itu, sesekali pria tersebut tampak memeluk guru perempuan itu dari belakang, begitu pun sebaliknya. Ntah keduanya merupakan pasangan suami-istri atau bukan, tak dijelaskan dalam video tersebut.

Setelah viral, oknum kepala sekolah dan guru ini buru-buru membuat video permohonan maaf yang dibagikan kepada awak media setempat melalui Disdikpora Pandeglang. 

Rupanya keduanya memang suami istri sehingga tak sungkan saling berpelukan seperti yang terlihat dalam video yang sempat viral. 

Dalam video permintaan maaf tersebut, Oknum kepala sekolah dan guru yang berkaraoke menyampaikan penyesalan. 

"Saya Abad Asrori dan Dian Widiyanti, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, atas tindakan yang telah melanggar disiplin kerja sebagai ASN khususnya sebagai Kepsek," kata Kepala sekolah dalam video.

Kepala sekolah itu juga mengakui jika kegiatan karaoke dilakukan pada jam pelajaran sekolah.

"Sehubungan dengan laporan informasi yang beredar melalui kegiatan karaoke yang saya lakukan di ruang guru pada saat jam belajar, dengan ini saya mengakui bahwa kejadian tersebut benar adanya. Kegiatan itu terjadi pada tanggal 15 September 2025, sekitar pukul 11.30 WIB, dengan durasi video dua menit dua puluh enam detik," ucap kepala sekolah berusaha untuk jujur.

Namun dia mengatakan kejadian itu bukan disengaja, melainkan aksi spotan saat berusaha berinteraksi memperagakan barang Smart Board yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

"Hal ini dilakukan tanpa unsur kesengajaan, tetapi ini merupakan kegiatan pemeriksaan dan penerimaan barang Smart Board berupa interaktif, plat panel berserta kelengkapannya," ucapnya.

Dia menyadari sepenuhnya jika tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang kepala sekolah.

"Saya menyadari sepenuhnya, bahwa tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang Kepala Sekolah. Karena melanggar etik, disiplin serta mencoreng citra pendidikan," nilainya.

Dalam sebuah video permintaan maaf, Oknum kepala sekolah dan guru yang berkaraoke menyampaikan penyesalan.
Dalam sebuah video permintaan maaf, Oknum kepala sekolah dan guru yang berkaraoke menyampaikan penyesalan.

Itu sebabnya dengan kerendahan hati dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Dia pun siap bertanggungjawab penuh atas tindakan tersebut.

"Oleh karena itu dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf tulus atas kesalahan dan kehilapan yang telah saya perbuat. Saya mengaku bertanggung jawab penuh terhadap tindakan tersebut. Saya berkomitmen, tidak akan melakukan berbuat tindakan serupa dikemudian hari," ucapnya.

Diapun berjanji akan meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Sekolah.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Guru #berpelukan #minta maaf #karaoke #oknum #kepala sekolah