LombokPost - Dinas Sosial kabupaten dan kota di berbagai daerah terus memberikan pembaruan informasi terkait proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial RI.
Hingga awal Oktober 2025, penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) masih berlangsung aktif, terutama bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru beralih dari pencairan lewat PT Pos ke sistem Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Berdasarkan laporan dari sejumlah wilayah, sejak 1 hingga 2 Oktober lalu, banyak KPM sudah mulai mencairkan bantuannya. Dua bank penyalur utama, yakni Bank Mandiri dan Bank BRI, kini menyalurkan kembali saldo bansos untuk program PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai).
Baca Juga: Kabar Buruk! Ini 5 Kriteria KPM PKH-BPNT Dicoret Pusat, Tak Lagi Bisa Cairkan Bantuan
Beberapa penerima juga melaporkan bahwa saldo PKH tahap II (April–Juni) serta tahap III (Juli–September) sudah masuk ke rekening mereka.
Sementara bagi KPM yang baru menerima kartu KKS pada bulan Juli dan Agustus, Dinas Sosial mengimbau agar segera melakukan pengecekan saldo melalui ATM, E-Warung, atau agen bank terdekat.
Banyak yang melaporkan saldonya sudah masuk, meskipun sebelumnya masih berstatus proses cek rekening. Ini menandakan penyaluran bansos tahap tiga terus berjalan.
Baca Juga: Daftar 8 Bansos yang Cair Oktober 2025, KPM Siap-siap Cek Rekening
Selain PKH, bantuan BPNT susulan juga mulai dicairkan untuk penerima yang belum mendapatkan bantuan tahap sebelumnya. Besaran bansos senilai Rp600 ribu kini sudah diterima oleh sebagian besar KPM melalui Bank Mandiri dan BRI.
Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah agar semua penerima manfaat bisa memperoleh haknya.
Sementara itu, bagi penerima KKS melalui Bank BNI, proses pencairan dilaporkan masih berjalan paling akhir. Hal ini disebabkan karena distribusi kartu KKS dari Bank BNI dilakukan terakhir, setelah Bank BSI, Mandiri, dan BRI.
Baca Juga: 20 Rekening Bansos di Mataram Dibekukan Kemensos, Buntut Penerima Terindikasi Judi Online
Kemensos menegaskan, selama data penerima bansos masih aktif dan valid, bantuan akan tetap disalurkan sesuai jadwal. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan melalui Dinas Sosial daerah atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Dengan terus bergulirnya pencairan PKH, BPNT, dan KKS peralihan ini, pemerintah berharap bantuan sosial dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan daya beli keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Editor : Jelo Sangaji