Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

HUT TNI Momentum Refleksi Kritis Arah TNI Pascareformasi, Presiden Prabowo Minta Penilaian Berdasar Prestasi, Jangan Senioritas!

Lombok Post Online • Senin, 6 Oktober 2025 | 11:26 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Presiden Prabowo Subianto memberikan penekanan khusus kepada Panglima TNI dan para kepala staf angkatan.

Presiden meminta agar menilai para pemimpin di lingkungan militer berdasarkan prestasi, bukan senioritas.

Hal itu agar organisasi tetap tangguh dan adaptif.

“Saya memberi izin kepada Panglima TNI dan kepala staf dalam rangka seleksi kepemimpinan, tidak perlu terlalu memperhitungkan senioritas.

Yang penting prestasi, pengabdian, cinta tanah air,” ungkap Prabowo, dalam sambutan di peringatan HUT TNI ke-80 di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10).

TNI, kata Prabowo, juga tidak boleh ketinggalan oleh zaman. Teknologi yang dimiliki harus terus berkembang.

"Berarti TNI harus menyiapkan diri, terus membina diri, melatih diri, menggembleng diri, mendalami segala ilmu yang dibutuhkan, mengikuti perkembangan zaman dan teknologi," ujar Prabowo.

Terpisah, Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra menuturkan bahwa peringatan HUT ke-80 harus menjadi momentum refleksi kritis terhadap arah TNI pascareformasi.

"Lebih dari dua dekade sejak reformasi 1998, publik berharap TNI bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan yang profesional, tunduk pada supremasi sipil, dan terbebas dari praktik kekerasan terhadap warga sipil. Kenyataannya, harapan itu masih jauh dari kenyataan," ujarnya.

Memperingati HUT TNI, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menegaskan kembali bahwa institusi militer harus ditempatkan sesuai mandat konstitusionalnya, yakni sebagai alat pertahanan negara.

Namun, hingga hari ini berbagai praktik multifungsi TNI masih berlangsung dan terus meluas ke ranah sipil.

HUT TNI: Presiden Prabowo Subianto di dampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memeriksa pasukan saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia.
HUT TNI: Presiden Prabowo Subianto di dampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memeriksa pasukan saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia.

"Mulai dari penempatan prajurit aktif TNI di lembaga sipil, keterlibatan dalam urusan keamanan dalam negeri, hingga mengurus sektor-sektor nonpertahanan. Praktik tersebut jelas bertentangan dengan semangat reformasi dan agenda demokratisasi di Indonesia," ujarnya. (idr/ttg/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#monas #warga sipil #teknologi #militer #TNI