Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Saudi Resmi Buka Akses Umrah Mandiri, Jamaah Indonesia Dibuka Lewat Aplikasi Nusuk

Lombok Post Online • Kamis, 6 November 2025 | 10:21 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan nota diplomatik terkait penyelenggaraan umrah. Inti suratnya, masyarakat Indonesia sudah bisa melaksanakan umrah secara mandiri atau pribadi tanpa harus mengikuti paket travel atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Layanan untuk bisa berumrah secara mandiri itu bisa diakses masyarakat Indonesia sejak Rabu (5/11) melalui aplikasi atau sistem Nusuk Umrah di laman www.umrah.nusuk.sa milik Saudi.

Calon jamaah tinggal menentukan lokasi ketibaan di Makkah atau Madinah, kemudian menentukan jumlah rombongan dan kewarganegaraan, yang tentunya diisi Indonesia. Pada simulasi untuk keberangkatan 19 November, terdapat beberapa paket umrah yang tersedia.

Semuanya tersaji dalam mata uang riyal. Paling murah 1.500 riyal atau sekitar Rp 6,6 juta untuk lima malam. Paket tersebut meliputi akomodasi atau hotel di Makkah, layanan umrah, katering, dan transportasi lintas kota.

Harga itu di luar ongkos penerbangan. Biaya penerbangan juga bisa dipesan sekaligus atau terpisah. Paket yang bernama Premium Package 13 Dar Al Taqwa itu juga menawarkan paket tur ke Jabal Nur dan Gua Hira.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengatakan, dibukanya akses umrah mandiri itu merupakan inovasi digital Saudi yang perlu diapresiasi. “Kami menyambut baik kebijakan yang disampaikan melalui nota diplomatik itu,” katanya di Jakarta Rabu (5/11).

Ichsan menambahkan, kebijakan Saudi soal umrah mandiri itu akan diintegrasikan dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Seperti diketahui, di Undang-Undang Haji dan Umrah yang terbaru, pemerintah sudah mengizinkan adanya umrah mandiri.

Integrasi aturan itu penting untuk memastikan perlindungan optimal bagi jamaah serta ekosistem yang berkeadilan bagi travel umrah di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ichsan juga menyampaikan, jamaah haji Indonesia tahun depan akan mendapatkan batik dengan desain baru. Sebelumnya, batik haji berwarna dominan ungu. Untuk desain yang terbaru, batik yang akan digunakan berwarna biru muda dan putih.

Ichsan mengatakan, penggunaan batik khas Nusantara itu menjadi simbol hadirnya Indonesia di momen akbar tersebut. “Tujuannya, bisa menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia adalah negara yang ramah dan mempunyai khazanah budaya yang kuat. Selain itu, batik haji juga bisa menumbuhkan industri tekstil nasional,” katanya.

Kuota Haji NTB

Sementara itu, kuota haji 2026 untuk NTB mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil kesepakatan antara Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Haji dan Umrah, kuota haji tahun 2026 untuk NTB bertambah sebanyak sekitar 1.299 jamaah.

“Kuota sebelumnya 4.499 jamaah,” beber Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag NTB Muhammad Amin, Rabu (5/11).

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengatakan, dibukanya akses umrah mandiri itu merupakan inovasi digital Saudi yang perlu diapresiasi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengatakan, dibukanya akses umrah mandiri itu merupakan inovasi digital Saudi yang perlu diapresiasi.

Penambahan kuota ini didasarkan pada hasil perhitungan dan kesepakatan kuota nasional. Mempertimbangkan jumlah daftar tunggu jamaah haji di setiap provinsi. Dengan penambahan kuota ini, diprediksi kelompok terbang (kloter) jamaah haji Bumi Gora yang semula 12 kloter bisa bertambah menjadi 15 kloter.

Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz menyambut positif penambahan kuota haji ini. Harapannya, kebijakan tersebut dapat mengurangi masa antrean panjang calon jamaah haji di NTB. “Harapannya, setiap tahun terus ada penambahan sehingga masa tunggu bisa semakin pendek,” jelasnya. (wan/ttg/JPG/yun/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#Haji #Indonesia #Arab Saudi #Umrah #nusuk