Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Panik! Saldo Bansos PKH/BPNT Sudah Masuk ATM Tapi Gagal Ditarik? Ini 2 Penyebab Utama dan Solusi Cepatnya

Nurul Hidayati • Selasa, 11 November 2025 | 11:27 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Kabar gembira pencairan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kerap diiringi dengan kendala teknis yang membuat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) cemas.

Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah saldo bansos sudah terlihat di mesin ATM atau saat pengecekan, namun dana tersebut tidak bisa ditarik.

Fenomena "saldo ada, uang tak keluar" ini memicu kebingungan. Namun, menurut penjelasan bank penyalur dan pihak terkait, masalah ini umumnya disebabkan oleh dua faktor utama yang bersifat teknis dan mudah diatasi.

Biang Keladi Saldo Bansos Gagal Ditarik

Mesin ATM Kehabisan Uang Tunai (Out of Cash) Ini adalah penyebab paling umum. Pada periode pencairan bansos yang dilakukan serentak, ratusan hingga ribuan KPM berbondong-bondong datang ke ATM pada waktu bersamaan.

Akibatnya, mesin ATM tertentu, terutama di lokasi yang ramai, cepat kehabisan stok uang tunai.

Solusi Cepat: Penerima bansos disarankan untuk mencoba menarik uang di mesin ATM bank yang sama lainnya atau mencoba di lokasi lain yang relatif sepi.

Jika di ATM lain berhasil, berarti masalahnya memang hanya pada ketersediaan uang tunai di mesin sebelumnya.

Rekening Belum Diaktivasi Penuh (Pending Activation) Penyebab kedua adalah saldo sudah masuk ke sistem bank, tetapi rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) belum melalui proses aktivasi akhir atau "Standing Instruction (SI)" dari bank penyalur.

Kondisi ini membuat saldo memang sudah tertera saat dicek, tetapi statusnya masih pending dan belum dapat diproses untuk penarikan.

Solusi Cepat: KPM diimbau untuk menunggu 2 hingga 5 hari kerja. Biasanya, proses aktivasi akan selesai secara otomatis. Tidak disarankan untuk berulang kali mencoba memasukkan PIN karena dapat menyebabkan kartu KKS terblokir jika salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali.

Himbauan Penting: Jaga Kartu KKS dan Tetap Tenang

Selain dua masalah di atas, kartu KKS yang rusak, hilang, atau data NIK/KK yang tidak sinkron dengan data Dukcapil juga dapat memicu kegagalan pencairan.

Untuk mencegah masalah lebih lanjut, KPM disarankan melakukan berapa langkah berikut.

Segera Cairkan Dana: Saldo bansos yang terlalu lama mengendap (lebih dari 3 bulan 15 hari) berisiko hangus atau rekening diblokir sesuai aturan Kemensos.

Ilustrasi pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025 dari Kementerian Sosial.
Ilustrasi pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025 dari Kementerian Sosial.

Hubungi Pihak Terkait: Jika masalah berlanjut, segera hubungi pendamping PKH atau kantor cabang bank penyalur terdekat untuk pengecekan status dan bantuan.

Dengan kesabaran dan pengecekan ulang di ATM yang berbeda, dana bansos PKH dan BPNT yang sudah tertera di layar ATM dipastikan akan segera dapat dicairkan.

Editor : Siti Aeny Maryam
#BPNT #bank #kantor #Bansos #atm