Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Takut Jika Terciduk Operasi Zebra di Jalan Raya, Yang Diperiksa Cuma Helm

Rosmayanthi • Rabu, 19 November 2025 | 10:36 WIB

Masyarakat yang terciduk operasi zebra ini di jalanan jangan takut. Karena yang diperiksa bukan SIM dan STNK, melainkan helm dan kelengkapan motor.
Masyarakat yang terciduk operasi zebra ini di jalanan jangan takut. Karena yang diperiksa bukan SIM dan STNK, melainkan helm dan kelengkapan motor.
LombokPost - Operasi Zebra 2025 mulai digelar di seluruh Indonesia sejak Senin (17/11). Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2025 ini hingga 30 November 2025.

Tapi masyarakat yang terciduk operasi zebra ini di jalanan jangan takut. Karena yang diperiksa bukan SIM dan STNK, melainkan helm dan kelengkapan motor.

Operasi Zebra bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Bidang Regident & Rakernis Gakkum T.A. 2025 yang digelar di Bandung beberapa waktu yang lalu, Kabagops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin, operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi. Itu sebabnya Operasi Zebra 2025 ini diarahkan melalui tiga sasaran utama.

Pertama untuk mempersiapkan Operasi Lilin, kedua berdasarkan hasil analisis Kamseltibcarlantas tiga bulan terakhir, dan ketiga menanggapi fenomena yang berkembang di masyarakat, termasuk penertiban balap liar yang kini jadi perhatian khusus.

“Kita tidak lagi menghitung dari jumlah kejadian saja, tapi melihat perbandingan dengan jumlah penduduk dan kendaraan. Jadi tidak selalu Polda besar yang paling tinggi tingkat pelanggarannya,” jelasnya.

Dalam penegakan hukum, Korlantas juga menyiapkan pendekatan humanis lewat teguran simpatik.

Sasaran Operasi Zebra 2025

1.Tidak menggunakan sabuk keselamatan

2. Tidak memakai helm SNI

3. Melanggar rambu atau marka jalan

4. Melanggar lampu Apill

5. Menggunakan ponsel saat berkendara

6. Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan

7. Balap liar

8. Pelanggaran tata cara pemuatan angkutan barang.

Korlantas Polri menegaskan fokus utama pelaksanaan Operasi Zebra 2025 adalah peningkatan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Operasi Zebra 2025 akan digelar di seluruh Indonesia pada 17-30 November 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan perlindungan terhadap kelompok paling rentan ini menjadi bagian penting dari strategi nasional keselamatan lalu lintas.

Kakorlantas menilai keselamatan pejalan kaki harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan lalu lintas. Menurutnya, posisi mereka yang rentan saat beraktivitas di ruang jalan harus mendapat perhatian khusus agar menjamin keselamatan.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” ujar Agus Sabtu (15/11/2025) dikutip dari laman resmi Korlantas Polri.

Sementara itu, di Nusa Tenggara Barat (NTB), Wakapolda NTB Brigjen Pol Hero Henrianto Bachtiar resmi melepas 634 personel untuk bertugas dalam operasi yang bakal berlangsung 14 hari ke depan.

Pembukaan Operasi Zebra Rinjani 2025 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Wakapolda NTB. 

Upacara plepasan dihadiri oleh berbagai perwakilan seperti dari Danrem 162/Wira Bhakti, Pengadilan Negeri Mataram, Kejaksaan Tinggi NTB, Kapolresta Mataram, hingga Dinas Perhubungan Provinsi NTB. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#diperiksa #Jalan #helm #operasi zebra #sim #stnk