Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gus Yahya Tegas: Tak Mundur dari PBNU, Klarifikasi Isu Dokumen dan Dana Ratusan Miliar

Alfian Yusni • Minggu, 23 November 2025 | 09:10 WIB
Gus Yahya menegaskan bahwa Syuriyah PBNU tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua Umum PBNU maupun pejabat struktural lainnya. (ist)
Gus Yahya menegaskan bahwa Syuriyah PBNU tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua Umum PBNU maupun pejabat struktural lainnya. (ist)

LombokPost - Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk mundur dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Gus Yahya menegaskan masa amanah yang diterimanya dari Muktamar Ke-34 PBNU akan dijalankan secara penuh selama lima tahun.

Pernyataan Gus Yahya ini disampaikan usai rapat koordinasi bersama sejumlah PWNU di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/11) dini hari.

Ia menyebut komitmennya sebagai Ketua Umum PBNU bersandar pada mandat resmi Muktamar, bukan pada tekanan isu atau rumor yang berkembang.

“Masa amanah yang saya terima dari Muktamar Ke-34 berlaku selama lima tahun dan akan dijalankan secara penuh,” tegas Gus Yahya.

Gus Yahya Bantah Isu Dana dan Dokumen Syuriyah

Di tengah dinamika internal PBNU, Gus Yahya juga meluruskan berbagai kabar yang beredar, termasuk rumor dugaan aliran dana ratusan miliar yang menyebut namanya.

Gus Yahya menilai isu semacam itu tidak memiliki dasar yang jelas dan harus diuji melalui data dan bukti.

Menurut Gus Yahya, setiap langkah dan keputusan kepemimpinan PBNU harus didasarkan pada fakta, bukan spekulasi atau opini liar yang berpotensi memecah organisasi.

Ia juga menanggapi dokumen yang beredar terkait risalah rapat harian Syuriyah PBNU pada Kamis (20/11).

 

Gus Yahya menegaskan dirinya belum menerima surat resmi dalam bentuk apa pun dan meminta publik memastikan keabsahan dokumen tersebut, termasuk melalui verifikasi tanda tangan digital resmi NU.

Syuriyah Tidak Berwenang Memberhentikan Ketua Umum PBNU

Dalam pernyataannya, Gus Yahya menegaskan bahwa Syuriyah PBNU tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua Umum PBNU maupun pejabat struktural lainnya.

Pernyataan ini sekaligus menjawab polemik yang berkembang di ruang publik terkait posisi kepemimpinan PBNU.

Gus Yahya menyatakan komunikasi dengan jajaran Syuriyah terus berjalan. Ia berharap proses rekonsiliasi internal PBNU dapat segera terwujud demi menjaga stabilitas organisasi.

“Saya sudah menjalin komunikasi dengan jajaran Syuriyah. Saya berharap rekonsiliasi internal dapat segera diwujudkan bersama para kiai sepuh dan jajaran struktur terkait,” ujarnya.

Meski diwarnai berbagai isu, Gus Yahya menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik demi kemaslahatan organisasi dan bangsa.

Ia menyebut akan terus membangun dialog dengan para ulama dan kiai sepuh untuk menjaga keutuhan PBNU.

Hari ini, Gus Yahya dijadwalkan bertemu sejumlah ulama guna berdiskusi, meminta masukan, serta memohon doa demi meredam ketegangan dan memperkuat soliditas PBNU. (***)

 

 

Editor : Alfian Yusni
#KH Yahya Cholil Staquf #Ketua Umum #PBNU #gus yahya