Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Buruh Tani dan Penjual Bambu di Jawa Menang Judi Rp100 Miliar

Rosmayanthi • Senin, 24 November 2025 | 08:02 WIB

Suradji, seorang buruh petani dan penjual bambu asal Trenggalek Jawa Timur Suradji mengejutkan satu kampung gara-gara menang lotre.
Suradji, seorang buruh petani dan penjual bambu asal Trenggalek Jawa Timur Suradji mengejutkan satu kampung gara-gara menang lotre.
LombokPost - Buruh tani dan penjual bambu di Jawa Menang Judi Rp100 Miliar 

Suradji adalah seorang buruh petani dan penjual bambu asal Trenggalek Jawa Timur Suradji mengejutkan satu kampung gara-gara menang lotre.

Jangankan warga, dia pun tak menyangka bisa mendapatkan hadiah sebesar itu besar. 

Suradji memenangkan undian Sumbangan Sosial Dermawan Berhadiah (SDSB) tahun 1991 senilai Rp1 miliar.

Ya kejutan yang dialami Suradji bukan terjadi sekarang, tapi kisah ini menjadi catatan sejarah yang tak terlupakan ketika judi malah mampu merubah nasih seseorang secara tiba-tiba. Terlebih lagi jika menyimak dana menang judi Rp100 Miliar tersebut digunakan oleh Suradji untuk apa.

Ya, era Orde Baru melakukan legalisasi untuk judi, sementara di zaman sekarang ini judi dianggap ilegal.

Pemerintah saat membuat banyak kebijakan soal judi yang dilegalkan dengan istilah undian sumbangan.

Bukan hanya SDSB, ada Lotere Dana Harapan (1978), Tanda Sumbangan Sosial Berhadiah (1979), Kupon Berhadiah Porkas Sepakbola (1985), Kupon Sumbangan Olahraga Berhadiah (1987), dan terakhir Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (1989).

Mekanisme yang dilakukan sama, pemerintah melalui Kementerian Sosial akan mencetak kupon dengan rentang harga berbeda. Hasil pembelian kupon dari masyarakat untuk modal pembangunan, dan masyarakat mendapatkan hadiah undian.

Namun dari banyaknya pembeli kupon, hanya 1-2 orang yang berhasil menang, termasuk Suradji yang menang besar.

Dua tahun berselang sejak Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB)Tahun 1989

diluncurkan, Tahun 1991 Suradji memenangkan kupon undian tersebut.

Hebatnya, Suradji tak menggunakan uang itu untuk diri sendiri, melainkan untuk membantu masyarakat di sekitar rumahnya.

Warga di Dusun Telasih, Parakan, Trenggalek harus bertaruh nyawa karena akses transportasi tak memadai. Mereka perlu menyebrangi jembatan bambu yang ringkih untuk pergi ke suatu tempat.

Suradji akhirnya membangun jembatan dari uang yang dimenangkannya. 

Seperti dikutip dalam pemberitaan harian Suara Pembaruan 9 November 1991, pembangunan jembatan itu senilai Rp 117 juta untuk bisa membantu warga saat akan menyebrangi sungai.

Terungkap di berita tersebut jika jembatan yang dibangun dengan biaya Rp117 juta itu bukanlah proyek Inpres atau swadaya masyarakat, melainkan dibiayai sepenuhnya oleh seorang warga desa bernama Suradji hasil menang SDSB Rp100 Miliar.

Pembuatan jembatang itu membuat Suradji sangat terkenal saat itu. Berbagai surat kabar meliput keputusannya dan pemberitaan itu jadi pembicaraan hangat di Indonesia.

Editor : Siti Aeny Maryam
#sdsb #Suradji #lotre #Penjual #judi #jawa timur #tani #Buruh #bambu