Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akses Putus dan Bantuan Dijatuhkan dari Udara, PLN Kirim 30 Ton Bahan Tower Listrik Baru

Lombok Post Online • Senin, 1 Desember 2025 | 12:42 WIB
Tim Gabungan saat melakukan evakuasi korban bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera, pekan lalu.
Tim Gabungan saat melakukan evakuasi korban bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera, pekan lalu.

LombokPost - Banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera membuat distribusi bantuan tersendat.

Sebab, akses menuju lokasi bencana terputus. Karena itu, dropping bantuan terpaksa dilakukan melalui jalur udara.

Langkah itu diumumkan saat rombongan pejabat tinggi negara meninjau lokasi terdampak di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meurudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11).

Pantauan tim Rakyat Aceh, rombongan tersebut terdiri atas Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan beberapa pejabat setempat.

Mereka bertemu para pengungsi di Gampong Blang Awee serta di kompleks perkantoran Bupati Pidie Jaya.

Menteri Pertahanan Sjafrie menegaskan, penyaluran bantuan tidak lagi menunggu proses panjang. Sebab, situasi di Aceh membutuhkan respons darurat dan cepat.

Mulai hari ini, seluruh kebutuhan dasar seperti pakaian, air bersih, makanan, dan obat-obatan akan disalurkan secara masif ke seluruh wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Untuk mempercepat, pesawat dan helikopter TNI akan menjatuhkan bantuan dari udara ke setiap titik banjir,” ujar Sjafrie.

Bantuan yang dijatuhkan akan diterima langsung oleh prajurit TNI yang telah disiagakan di bawah. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada para pengungsi.

“Kita akan beli dan siapkan semua kebutuhan. Ini akan kita lakukan dengan cepat. Tidak perlu rapat lagi, tindakan langsung,” tegas Sjafrie.     

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan,   pemulihan listrik menjadi prioritas lain yang sedang dikejar. PLN telah mengirim 30 ton bahan untuk pembangunan tower listrik baru dari Jakarta ke Aceh. “Insya Allah listrik akan segera jalan dan komunikasi kembali lancar,” ujar Tito.

Baca Juga: Sumbar Darurat Bencana: 13 Kabupaten/Kota Diterjang Banjir dan Longsor, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Daerah Transmigrasi Ikut Terdampak

Pemerintah terus berupaya menyalurkan  bantuan untuk lima kawasan transmigrasi di Aceh yang terisolasi akibat banjir.

Lima kawasan itu meliputi Harus Muda Jaya (Bireuen), Cot Girek (Aceh Utara), Pintu Rime Gayo (Bener Meriah), Samar Kilang (Bener Meriah), dan Ketapang Nusantara (Aceh Tengah).

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, pada Sabtu lalu, pesawat pertama berhasil mendarat. Distribusi bantuan dilakukan hingga dini hari di Kualanamu. 

TNI-AL Kerahkan KRI

TNI-AL kemarin menurunkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan dan tim medis ke lokasi bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Operasi ini melibatkan personel khusus penyelamat dan helikopter. Tim Penyelamat terdiri atas gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair).

BBM Langka di Medan

Banjir dan longsor membuat distribusi BBM ikut terganggu.

Di Medan, antrean kendaraan yang ingin mengisi BBM tampak di sejumlah SPBU. Kondisi ini terjadi pasca bencana banjir yang melanda Kota Medan dan sekitarnya sejak Kamis (27/11).

Pantauan Sumut Pos (Grup Jawa Pos), antrean panjang tampak di dua lokasi SPBU, yakni di Jalan Tritura dan Jalan AH Nasution Medan.

Di Padang, Warga Bersihkan Sisa Lumpur

Puluhan personel kepolisian bersama warga membersihkan sisa lumpur yang mengering di sepanjang Jalan Berok, Siteba, Padang, kemarin (30/11).

Pantauan Padang Ekspres, aktivitas ini dilakukan setelah banjir akibat luapan Batang Kuranji melanda kawasan Jembatan Siteba pada Jumat dini hari.

Camat Nanggalo Amrizal Rengganis menyampaikan, pembersihan dimulai setelah Dinas Lingkungan Hidup Padang mengevakuasi tumpukan kayu gelondong yang terbawa arus ke rumah warga dan badan jalan. (lyn/idr/raf/jhn/rao/oni/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#Sumatera #Bantuan #Longsor #Banjir #Bencana