Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

TNI AL Kerahkan KRI Bontang-907 untuk Suplai Bahan Bakar Korban Banjir Bandang di Sumatera

Akbar Sirinawa • Kamis, 4 Desember 2025 | 14:28 WIB
TNI AL mengerahkan KRI Bontang-907 untuk membantu korban terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. KRI Bontang-907 merupakan kapal tanker milik TNI AL. (FOTO: TNI AL)
TNI AL mengerahkan KRI Bontang-907 untuk membantu korban terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. KRI Bontang-907 merupakan kapal tanker milik TNI AL. (FOTO: TNI AL)

 

LombokPost-Masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membutuhkan pasokan bahan bakar untuk transportasi dan generator.

Menjawab kebutuhan itu, TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan kapal tanker KRI Bontang-907 sebagai pemasok bahan bakar di kawasan terdampak.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pihaknya menerima informasi kebutuhan bahan bakar di beberapa titik, baik untuk menunjang sarana transportasi maupun operasional generator.

Dia menilai KRI Bontang-907 dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

”Kapal tanker KRI Bontang-907 untuk mendukung bahan bakar, di mana banyak daerah yang memerlukan bahan bakar untuk diesel generator,” kata dia kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip dari JawaPos.com.

Selain KRI Bontang-907, TNI AL telah menurunkan tujuh kapal perang untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan di tiga provinsi terdampak, termasuk dua kapal bantu rumah sakit.

Kedua kapal rumah sakit dikirim ke Aceh Tamiang dan Lhokseumawe di Aceh, serta Sibolga di Sumut.

Unsur udara Angkatan Laut juga dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan. Menurut Ali, saat ini ada lima helikopter dan satu pesawat fixwing on board, yang akan ditambah satu fixwing serta dua pesawat Casa untuk operasi airdropping.

”Unsur udaranya yang on board ada lima helikopter dan satu fixwing, akan ditambah satu lagi fix wing, 2 Casa untuk airdropping,” imbuhnya.

Merujuk Dashboard Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar per 4 Desember 2025, korban meninggal tercatat 776 orang dan 564 lainnya masih hilang.

Baca Juga: Saran Dewan ke Gubernur Iqbal: Genjot PAD dengan Tutup Kebocoran serta Terapkan Reward and Punishment

Selain itu, lebih dari 10 ribu rumah mengalami kerusakan berat maupun ringan, sehingga kebutuhan bantuan darurat sangat mendesak.

TNI AL menyatakan pengoperasian KRI Bontang-907 dan unsur kapal serta udara lainnya dimaksudkan mempercepat suplai bahan bakar dan logistik ke lokasi-lokasi sulit dijangkau demi menunjang proses penanganan darurat dan pemulihan.

Editor : Akbar Sirinawa
#kapal tanker #TNI AL #KRI #bahan bakar