LombokPost – Presiden Prabowo Subianto secara langsung memimpin rapat terbatas di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda.
Dalam arahannya, Presiden menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergitas dan kekompakan seluruh pihak.
Mulai dari pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan bencana.
Baca Juga: Lonjakan Relawan! Lebih dari 9.500 Personel Dikerahkan BNPB untuk Tanggap Darurat Sumatera
“Semua pejabat, semua petugas saya lihat di lapangan sepertinya semua bersatu, kompak, kerja semua untuk rakyat, untuk segera memulihkan keadaan,” ucap Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengalaman panjang bangsa Indonesia dalam menghadapi musibah telah membentuk ketangguhan nasional.
Ia memuji kerja keras tanpa lelah para petugas yang telah bekerja hingga 7-8 hari di lapangan.
Baca Juga: Golkar NTB Doakan Korban Bencana Alam Aceh-Sumatera dalam Puncak Perayaan HUT ke-61 Partai Golkar
Prioritas Logistik: Obat-obatan dan Pakaian
Terkait penyaluran bantuan, Presiden Prabowo mendorong agar manajemen logistik diperhatikan lebih teliti dan memastikan dua kebutuhan mendesak terpenuhi.
Obat-obatan: Presiden menegaskan bahwa kebutuhan medis adalah prioritas utama yang harus segera dipenuhi dan tiba tepat waktu.
“Jangan sampai ada yang dibutuhkan rakyat tidak sampai, saya kira obat-obatan harus segera, prioritas. Segala kebutuhan bisa segera saja obat-obatan itu,” tegasnya.
Pakaian: Selain kebutuhan medis, Presiden menyoroti pemenuhan kebutuhan pakaian layak bagi warga terdampak. Ia mendorong partisipasi publik melalui gerakan donasi pakaian layak pakai sebagai wujud gotong royong dan solidaritas sosial.
Presiden menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk memberi moril dan mendengar langsung kebutuhan di lapangan agar dapat diambil keputusan cepat. Presiden Prabowo juga menegaskan akan terus memantau perkembangan masa pemulihan ini dengan semangat positif dan kepercayaan diri.
Editor : Siti Aeny Maryam