LombokPost – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi resmi meluncurkan 13 kebijakan strategis sebagai landasan operasional transportasi nasional.
Kebijakan ini dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, guna memastikan masyarakat dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan lancar.
Kebijakan komprehensif ini mencakup sektor darat, laut, udara, hingga perkeretaapian yang melibatkan sinergi lintas kementerian, TNI, Polri, dan BUMN.
Sektor Udara: Kabar Gembira Diskon Tarif & Layanan 24 Jam
Bagi pengguna transportasi udara, pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus untuk menekan biaya perjalanan. Kebijakan tersebut meliputi:
Potongan tarif jasa kebandarudaraan (PSC). Diskon fuel surcharge untuk menstabilkan harga tiket.
Baca Juga: Nataru, Kementerian PU Operasikan 197,1 km Tol Fungsional-Operasional
Layanan operasional bandara 24 jam di titik-titik krusial guna mengakomodasi lonjakan penerbangan.
Sektor Darat: Aturan Main Truk & Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mengurai kemacetan di jalur arteri dan tol, Kemenhub kembali menerapkan rekayasa lalu lintas yang ketat.
Pembatasan Operasional Angkutan Barang: Truk logistik non-sembako akan dibatasi pada hari-hari puncak.
Rekayasa Jalur: Penerapan sistem One Way dan Contra Flow secara situasional.
Posko Terpadu: Pembentukan tim koordinasi khusus melalui KM 5148 Tahun 2025.
Sektor Laut & Kereta Api: Digitalisasi dan Keselamatan
Laut: Kewajiban penerapan e-ticketing pada seluruh kapal penumpang untuk mencegah penumpukan di pelabuhan. Selain itu, dilakukan uji kelaiklautan kapal secara ketat dan standar baru keamanan kebakaran pada kapal Ro-Ro.
Kereta Api: Pembentukan posko pengawasan nasional dan penyediaan angkutan Motis (Motor Gratis) untuk mengurangi beban jalan raya.
“Koordinasi dan sinergi lintas sektoral menjadi hal yang sangat krusial guna memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan seragam dan operasional di lapangan berlangsung aman,” tegas Menhub Dudy.
Sinergi untuk Pelayanan Terbaik
Dalam rakoor tersebut, Menhub Dudy didampingi oleh Menko PMK Pratikno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BMKG. Menhub berharap langkah antisipatif ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin merayakan momentum akhir tahun bersama keluarga.
“Persiapan komprehensif ini esensial guna memastikan angkutan Nataru berjalan selamat, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida