LombokPost - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kesiapan posko dan jalan tol di Jawa Timur, termasuk ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi), Jawa Timur (Jatim) yang akan beroperasi secara fungsional selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dari hasil peninjauan, secara umum kondisi tol dinilai aman dan siap dilalui pengguna jalan, meski masih ditemukan beberapa catatan perbaikan.
Salah satu perhatian utama Dody adalah fasilitas pendukung di posko, khususnya toilet. Kebersihan toilet masih perlu ditingkatkan karena berpotensi menjadi masalah saat arus mudik meningkat saat mudik Lebaran mendatang.
“Sementara sih oke, jalan aman. Cuma di posko tadi toiletnya perlu diperbaiki, kotor. Sekarang masih oke saat Nataru, tapi nanti saat Lebaran itu bisa jadi masalah karena pengguna makin banyak,” ujar Dody.
Tol Probowangi saat ini difungsionalkan pada ruas Gending (Probolinggo) hingga Paiton, dengan panjang sekitar 24 kilometer.
Ruas ini difungsikan untuk mengurai kepadatan lalu lintas, terutama bagi pengguna jalan yang menuju kawasan wisata hingga ke Bali.
Dody juga menyampaikan bahwa pengerjaan lanjutan terus dikebut agar tol dapat semakin panjang difungsionalkan.
Ia berharap ruas tol bisa tersambung hingga Besuki dengan panjang sekitar 25 kilometer dan dapat digunakan secara fungsional saat Lebaran.
Selain Tol Probowangi, Dody juga menyinggung potensi titik rawan bencana di Jawa Timur. Meski jumlahnya tidak banyak, pemerintah tetap menyiagakan alat berat dan tim teknis di sejumlah lokasi rawan longsor, seperti wilayah Malang dan sekitarnya.
"Kami juga terus melakukan pemeliharaan jembatan di sekitar kawasan Gunung Semeru yang masih aktif," paparnya.
Editor : Akbar Sirinawa