LombokPost--Dalam misi kemanusiaan yang menembus medan ekstrem, Tim Medis NTB yang melibatkan Ns. Lalu Feri Susanto, S.Kep dari RS Mandalika, berhasil menghidupkan kembali layanan kesehatan di Aceh Utara yang nyaris lumpuh total pasca banjir.
Kolaborasi cepat dengan HEOC Aceh dan TAGANA memungkinkan pemulihan air bersih, sanitasi, dan pelayanan medis keliling bagi ratusan warga terdampak.
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan Health Emergency Operation Center (HEOC), tim mendapati lima puskesmas tidak berfungsi.
Mereka pun diterjunkan ke Puskesmas Simpang Tiga Utara yang mengalami kerusakan parah: terendam banjir, kekurangan air bersih, logistik, dan jaringan komunikasi.
Perjalanan menuju lokasi penuh tantangan. Medan ekstrem, jalur rusak, dan jembatan terputus memperpanjang waktu tempuh.
Namun, tim langsung bertindak. Fokus utama adalah menghidupkan kembali layanan kesehatan yang terhenti.
Baca Juga: AC Milan Lakukan Perburuan Bek dengan Sejumlah Syarat Aneh Ini
Di bawah komando HEOC Aceh Utara, Tim Medis NTB melakukan registrasi, asesmen, dan koordinasi intensif dengan kepala puskesmas setempat.
Bersama personel TAGANA, mereka melakukan rehabilitasi sistem air bersih dan sanitasi sebagai langkah krusial pemulihan.
Secara paralel, dua tim pelayanan keliling diterjunkan untuk memberikan layanan medis dan dukungan psikososial serta trauma healing, khususnya bagi anak-anak.
Hasilnya, dalam satu hari, lebih dari 200 warga terdampak berhasil mendapatkan layanan kesehatan.
Ratusan pasien medis tertangani, puluhan anak dan warga menerima trauma healing, sistem air bersih dan sanitasi pulih, dan Puskesmas Simpang Tiga Utara kini dalam proses pemulihan penuh dan siap membuka kembali IGD.
Keterlibatan Ns. Lalu Feri Susanto, S.Kep dari Rumah Sakit Mandalika dalam Tim Medis NTB ini menegaskan komitmen pengabdian kesehatan yang melampaui batas wilayah.
Baca Juga: Striker baru AC Milan Ini Nekat Pilih Nomor Keramat 9
Misi dari Mandalika ke Aceh ini menjadi bukti nyata solidaritas dan kerja sama yang mampu memulihkan harapan di tengah bencana.
Editor : Kimda Farida