Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Update Bansos 25 Desember 2025 di Sejumlah Daerah: Pencairan Masif via Bank BNI, Pemegang KKS Bank Mandiri Masih Menanti

Geumerie Ayu • Kamis, 25 Desember 2025 | 17:36 WIB
Informasi bansos
Informasi bansos

LombokPost – Proses penyaluran bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 4 periode Oktober–Desember terpantau masih bergerak masif hingga 25 Desember 2025. Namun, distribusi bansos ini belum sepenuhnya merata di seluruh perbankan Himbara.

Berdasarkan pantauan lapangan, Bank BNI menunjukkan tren positif dengan pencairan Bansos yang merata di berbagai titik.

Sebaliknya, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri, khususnya di wilayah Jawa Barat, dilaporkan masih harus memperpanjang kesabaran.

Penyaluran BPNT Tahap 4 melalui Bank BNI terpantau lancar sejak 24 Desember kemarin.

Di Cimahi, Jawa Barat, pemegang KKS BNI terbitan 2021 telah menerima saldo Rp600.000. Tren serupa terjadi di Lumajang, Jawa Timur, di mana KPM lansia pemegang KKS 2018 melaporkan saldo masuk sebesar Rp 597.000 setelah dipotong biaya administrasi.

Bahkan di Jakarta Barat, tepat pada hari ini (25/12), saldo BPNT plus PKH Lansia terpantau sudah mendarat di rekening KPM.

Menariknya, sejumlah warga melaporkan bahwa meskipun status di aplikasi Cek Bansos masih menunjukkan periode penyaluran lama (Juli–September), dana nyatanya sudah tersedia di rekening.

Pencairan dana seringkali mendahului pembaruan data di sistem aplikasi. KPM diminta jangan hanya terpaku pada status di aplikasi, tapi rutin mengecek mesin ATM.

Kondisi kontras dialami KPM di wilayah Ciamis, Jawa Barat. Hasil pengecekan melalui aplikasi Livin by Mandiri pada 25 Desember 2025 menunjukkan saldo BPNT Tahap 4 untuk KKS Mandiri tahun 2018 masih nihil.

Padahal, KPM di wilayah tersebut sebelumnya telah menerima BLT Kesra sebesar Rp900.000 pada awal November lalu.

Penundaan ini diduga terjadi karena proses transfer antar-rekening yang dilakukan secara bertahap atau per batch. Para pemegang KKS Mandiri diharapkan tetap tenang dan menunggu hingga hari-hari terakhir di bulan Desember ini.

Di tengah penantian BPNT, bantuan tambahan berupa BLT Kesra menjadi angin segar. Seorang KPM pemegang KKS lama (2018) yang tahun sebelumnya sering mengalami saldo nol, melaporkan kejutan saldo masuk Rp900.000 pada 24 Desember kemarin.

Hal ini menegaskan bahwa KPM lama masih berpeluang mendapatkan bantuan tambahan di penghujung tahun jika data administrasi dianggap layak oleh Kemensos.

Mengingat saat ini telah memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memberikan peringatan keras kepada KPM yang saldonya sudah masuk:

1.Segera Lakukan Penarikan: Batas akhir transaksi diperkirakan jatuh pada 28 hingga 31 Desember 2025.

2.Risiko Dana Hangus: Jika dana tidak segera ditransaksikan atau ditarik tunai hingga batas waktu tersebut, saldo bansos berisiko ditarik kembali oleh bank penyalur ke Kas Negara.

3.Gunakan ATM Bersama: Demi mengejar waktu, KPM disarankan menggunakan fasilitas ATM Bersama jika antrean di bank Himbara tertentu membludak, meskipun akan dikenakan biaya administrasi.

Kecepatan penarikan dana di masa kritis akhir tahun ini jauh lebih penting guna memastikan hak bantuan masyarakat tidak kembali ke negara akibat keterlambatan administrasi di tingkat penerima. 

Editor : Pujo Nugroho
#KKS #update #Bank BNI #Bansos #bank mandiri #pencairan