LombokPost – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan penanganan bencana di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian Desa Batu Hula, Rabu (31/12/2025), Presiden menyatakan rasa bangganya atas kolaborasi lintas lembaga yang berhasil memulihkan akses warga.
Prabowo puji sinergi semua pihak yang terlibat dalam pemulihan pascabencana ini.
Keajaiban Infrastruktur: Jembatan Selesai dalam 10 Hari
Salah satu capaian yang disoroti Kepala Negara adalah pembangunan jembatan darurat yang diselesaikan dalam waktu sangat singkat.
Kecepatan Luar Biasa: Jembatan yang biasanya memakan waktu satu bulan, berhasil tuntas hanya dalam 10 hari.
Sinergi Kolektif: Presiden memuji kerja keras TNI, Polri, Kementerian PU, BNPB, dan masyarakat yang bahu-membahu di lapangan.
Akses Terbuka: Laporan gubernur menunjukkan jumlah desa terisolasi menurun drastis, dari puluhan kini tersisa lima desa yang masih dalam proses pemulihan akses.
Komitmen Hunian dan Pesan Optimisme
Baca Juga: Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra dan Aceh Kembali Beroperasi 5 Januari 2026
Sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah bertekad segera membangun kembali rumah warga yang rusak maupun hilang. Ia optimistis Indonesia akan memasuki tahun baru dengan fondasi negara yang semakin kuat.
“Kita hadapi tahun yang akan datang dengan penuh semangat. Negara kita akan makin kuat,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan.
Peringatan Keras bagi Pelanggar Hukum
Di sela-sela peninjauan bencana, Presiden juga melontarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba bermain di luar aturan. Ia menegaskan tidak akan ragu mencabut izin operasional pihak yang melanggar undang-undang.
“Yang tidak patuh kepada hukum akan kita cabut izinnya semuanya. Tahun depan kita tidak akan ragu-ragu bertindak melindungi kepentingan bangsa dan terutama kepentingan rakyat kita,” tegasnya.
Editor : Pujo Nugroho