Laporan soal bansos terbaru menunjukkan adanya pencairan saldo susulan dalam jumlah signifikan, terutama melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Berdasarkan pantauan terkini pada Senin (12/1), sejumlah wilayah mulai melaporkan masuknya saldo bansos PKH dan BPNT ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Ini menjadi angin segar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sempat mengalami keterlambatan pencairan di akhir tahun 2025 lalu.
Laporan struk penarikan saldo mulai bermunculan di berbagai platform komunitas sosial. Berikut adalah rincian wilayah yang terpantau sudah melakukan pencairan:
1.Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB)
KPM kategori Lansia pemegang KKS lama mendapatkan kejutan saldo "double" hingga Rp 1.200.000. Angka ini merupakan akumulasi dari sisa alokasi yang belum terserap di periode sebelumnya.
2.Subang (Cisalak), Jawa Barat
Saldo BPNT Tahap 4 susulan senilai Rp 600.000 terpantau sudah bisa ditarik oleh KPM melalui agen bank atau ATM terdekat.
3.Wilayah Subang Umum
Laporan serupa juga datang dari pemegang KKS lama di berbagai titik di Subang dengan nominal pencairan BPNT senilai Rp 600.000.
Pemerintah memastikan bahwa sisa jatah bantuan tahun 2025 tetap diselesaikan pada awal tahun ini. Berikut adalah jenis bantuan yang saat ini dalam proses penyelesaian penyaluran:
1. BPNT Tahap 4 Susulan: Berlaku untuk pemilik KKS lama maupun baru yang belum sempat cair.
2. BLT Kesra: Pencairan senilai Rp900.000 bagi keluarga yang memenuhi syarat kesejahteraan sosial.
3. Bansos Pangan: Penyaluran paket berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk menjaga ketahanan pangan keluarga.
4. PIP (Program Indonesia Pintar): Pencairan Termin 3 bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi baru maupun penerima lama.
Ada informasi strategis bagi Anda penerima BLT Kesra yang mencairkan bantuan melalui Kantor Pos.
Bagi KPM yang masuk dalam golongan Desil 1-4 dan memiliki komponen PKH (seperti anak sekolah, lansia, atau ibu hamil) di dalam keluarganya, Anda berpeluang besar diprioritaskan menjadi penerima PKH baru tahun 2026.
Langkah ini diambil oleh pihak terkait untuk mengisi kekosongan kuota nasional yang ditinggalkan oleh keluarga yang sudah dianggap mampu secara ekonomi atau telah tergraduasi.
Segera lakukan pengecekan secara berkala pada mesin ATM atau agen bank terdekat menggunakan KKS Anda. Pastikan untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN kartu Anda selama proses penarikan.
Editor : Kimda Farida