Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Azril Bisa Membaca dengan Lancar, Sofia Dapat Pengalaman Baru, Ingin Ajak Orang Tua Terbang ke Jakarta

Lombok Post Online • Selasa, 13 Januari 2026 | 13:14 WIB
RESMIKAN: Presiden Prabowo Subianto menyapa para pelajar saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang diselenggarakan di BBPPKS, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
RESMIKAN: Presiden Prabowo Subianto menyapa para pelajar saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang diselenggarakan di BBPPKS, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

LombokPost - BAGI Muhammad Nazril, 16, Sekolah Rakyat membuatnya bisa membaca kata demi kata dengan lancar.

Sementara, Sofia Rorista Angel mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti Sekolah Rakyat.

Nazril belum bisa membaca hingga SMA. Ketika diminta guru membaca di kelas, dia mencari beragam alasan agar tidak ketahuan.

”Suka pura-pura grogi dulu agar tidak ketahuan,” kenangnya saat ditemui di rangkaian acara peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalsel.

Meski tidak bisa membaca, dia selalu naik kelas hingga SMA.

”Misalnya kalau A, B, itu bisa. Kalau yang kayak kata mendengar itu kayak dari kata n-nya susah, kayak nama N-G-nya susah. Mengejanya susah,” paparnya.

Kekurangan yang selama ini ditutupinya terbongkar saat mengikuti tes masuk Sekolah Rakyat.

Dia diminta membaca oleh Mensos Saifullah Yusuf ketika sedang berkunjung SRMA 13 Bekasi.

Ketika mengikuti Sekolah Rakyat, guru, wali asuh, hingga teman-teman sekamarnya justru merangkulnya erat.

Di sekolah, dia diberi jam belajar tambahan. Di asrama, Alip, Aji, dan Ibnu, bergantian mengajarinya membaca, menulis, hingga menghitung.

Selama empat bulan dia digembleng.

Diajari cara-cara membaca dan trik-trik untuk bisa membaca kata-kata yang dinilai sukar. Kini, dia sudah lebih percaya diri.

Meski masih terbata dan kerap kepleset lidah jika terburu-buru, namun dia sudah lebih lancar membaca. Bahkan, Nazril kini jadi suka membaca komik.

Senin (12/1), dia berani tampil membacakan sebuah puisi di depan Presiden Prabowo Subianto.

Itu membuat kepercayaan dirinya semakin tumbuh.

Sementara, bagi Sofia Rorista Angel, masuk ke sekolah rakyat adalah berkah tak ternilai.

Selain bisa mendapatkan pendidikan gratis dan berkualitas, dia bisa memperoleh banyak pengalaman baru. Salah satunya, naik pesawat dan bertemu presiden. ”Rasanya rada getar. Pusing,” ucap

Siswi SMP Sekolah Rakyat 19 Efata Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menceritakan pengalaman pertamanya naik pesawat.

Dia ingin membawa kedua orang tuanya naik pesawat ketika sudah sukses.

Orang tuanya akan diajak terbang ke Jakarta. (mia/aph/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#presiden #asrama #Sekolah #percaya diri #rakyat