Pemerintah secara resmi mulai menyalurkan bansos tahap awal tahun 2026 sekaligus menuntaskan sisa penyaluran anggaran tahun sebelumnya.
Dilansir dari kanal Kabar Bansos, berdasarkan pantauan data di lapangan per Selasa 13 Januari 2026, saldo bansos dengan nominal mulai dari Rp 450.000 hingga Rp 1.800.000 terpantau masuk secara bertahap ke rekening KKS Bank Himbara seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BSI.
Penyaluran yang terjadi saat ini merupakan kombinasi dari dua agenda besar pemerintah:
1. Bantuan Susulan
KPM yang belum sempat menerima dana BPNT atau PKH pada termin akhir 2025, pemerintah memastikan pencairan masih berlangsung hingga akhir Januari 2026.
2. Kick-off Tahap 1 2026
Untuk KPM yang datanya sudah tervalidasi di sistem SIKS-NG, bantuan periode Januari-Maret sudah mulai menunjukkan status SI (Surat Instruksi) atau SPM (Surat Perintah Membayar).
Pemerintah telah menetapkan besaran bansos PKH berdasarkan kategori komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Berikut adalah daftar nominal per tahap atau 3 bulan sekali:
1. Kategori Ibu Hamil atau Nifas: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 750.000 per tahap.
2. Kategori Anak Usia Dini (Balita): Mendapatkan bantuan sebesar Rp 750.000 per tahap.
3. Kategori Lanjut Usia (Lansia): Mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per tahap.
Baca Juga: 8 Film Horor Indonesia Terbaru di Januari 2026, Sinopsis Beserta Jadwal Tayangnya di Bioskop
4. Kategori Penyandang Disabilitas Berat: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per tahap.
5. Kategori Pendidikan SMA: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 500.000 per tahap.
6. Kategori Pendidikan SMP: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 375.000 per tahap.
7. Kategori Pendidikan SD: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 225.000 per tahap.
8. Bantuan Sembako (BPNT): Cair dengan nominal tetap Rp 600.000 per tahap.
9. Khusus Korban Pelanggaran HAM Berat: Diberikan bantuan sebesar Rp 2.700.000 per tahap.
Baca Juga: Bertabur Bintang, Intip Sinopsis 3 Drama Korea Terbaru Netflix yang Tayang Januari 2026
Pemerintah telah menetapkan jadwal bansos PKH dan BPNT tahun 2026 akan disalurkan dalam empat tahap:
1. Tahap 1: Januari – Maret
2. Tahap 2: April – Juni
3. Tahap 3: Juli – September
4. Tahap 4: Oktober – Desember
Selain bansos reguler dari Kemensos, bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) juga terpantau cair.
Nominal yang dicairkan bervariasi mulai dari Rp 450.000 untuk jenjang SD, Rp 750.000 untuk SMP, hingga Rp 1.800.000 bagi pelajar jenjang SMA/SMK.
Bagi orang tua siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening sebelum tenggat waktu, disarankan segera mengecek saldo di bank penyalur (BRI untuk SD/SMP dan BNI untuk SMA).
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tim dari Dinas Sosial mulai melakukan survei ulang ke rumah-rumah warga.
Langkah ini diambil untuk memperbarui DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) agar tidak ada lagi penerima fiktif atau keluarga mampu yang tetap menerima bantuan.
Jika saldo Anda belum masuk, segera hubungi pendamping sosial setempat untuk mengecek status di aplikasi SIKS-NG Online. Pastikan NIK dan KK Anda sudah padan dengan data Dukcapil.
Editor : Redaksi Lombok Post