Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akhir Bahagia! Khairun Nisa 'Pramugari Gadungan' Kini Dicari Aeronef Academy untuk Disekolahkan Pramugari Gratis

Akbar Sirinawa • Rabu, 14 Januari 2026 | 22:18 WIB
Nisa, yang sempat menyamar menjadi pramugari maskapai Batik Air. (istimewa)
Nisa, yang sempat menyamar menjadi pramugari maskapai Batik Air. (istimewa)

LombokPost-Lembaga pelatihan awak kabin ternama, Aeronef Academy, secara resmi mengumumkan pencarian terhadap Khairun Nisa (23) untuk diberikan beasiswa pendidikan pramugari gratis.

Tawaran ini muncul sebagai bentuk dukungan moral setelah kisah Nisa yang viral menyamar sebagai pramugari Batik Air ternyata menyimpan luka akibat penipuan rekrutmen.

Langkah Aeronef Academy ini menjadi titik balik penting bagi Nisa yang sebelumnya terpuruk akibat tekanan sosial dan beban ekonomi.

Panggilan Terbuka: "Gagal Bukan Akhir Segalanya"

Melalui akun Instagram resminya, Aeronef Academy menyampaikan empati mendalam atas apa yang menimpa Nisa. Mereka melihat potensi dan semangat besar di balik tindakan nekat perempuan asal Palembang tersebut.

“Gagal bukan akhir dari segalanya, tapi bisa menjadi awal cerita baru yang lebih hebat,” tulis pihak Aeronef Academy dalam unggahan resminya.

Dalam poster yang dibagikan, lembaga yang berlokasi di Pare, Kediri ini secara khusus memanggil Nisa untuk mengikuti program pelatihan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Hal ini diharapkan mampu memulihkan mental Nisa yang sempat tertekan.

Aeronef Indonesia menyatakan bahwa niat Nisa untuk membahagiakan orang tuanya adalah hal yang sangat menyentuh. Namun, mereka menyayangkan Nisa harus terjerumus dalam penipuan dan cara-cara yang salah.

"Beberapa waktu lalu, kita semua mendengar kisah Kak Nisa dari Palembang. Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua sangat menyentuh hati. Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat," lanjut unggahan tersebut.

Lembaga ini dikenal dengan konsep World Class Cabin Crew Training. Mereka menekankan pembentukan sikap profesional dan etika kerja agar calon pramugari siap menghadapi industri penerbangan secara nyata.

Kilas Balik: Terjerat Penipuan Rp 30 Juta

Sebelum tawaran beasiswa ini muncul, fakta pilu terungkap dari hasil pemeriksaan Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Nisa ternyata adalah korban penipuan oknum yang menjanjikan kelulusan menjadi pramugari.

“Korban diminta uang sebesar Rp 30 juta oleh seseorang yang menjanjikan bisa memasukkan jadi pramugari. Setelah uang diberikan, pelaku tidak bisa dihubungi lagi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono.

Rasa malu yang besar kepada keluarga karena uang sudah ludes membuat Nisa nekat mengenakan seragam pramugari palsu. Ia bersandiwara seolah-olah sudah bekerja demi menenangkan hati sang ibu.

Permintaan Maaf dan Harapan Baru

Nisa sendiri telah muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada maskapai Batik Air dan Lion Group. Ia mengakui bahwa aksinya menyusup ke pesawat dengan seragam palsu adalah kesalahan fatal.

“Saya benar melakukan penerbangan Batik Air Palembang–Jakarta. Saya menggunakan seragam pramugari,” ungkap Nisa dalam pernyataan pribadinya.

Kini, dengan adanya tawaran dari Aeronef Academy yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta No. 71B, Pare, Kediri, publik berharap Nisa dapat segera ditemukan dan mengambil kesempatan emas ini. Ini adalah pembuktian bahwa kesalahan masa lalu tidak selalu menutup jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Editor : Akbar Sirinawa
#Khairun NIsa #pramugari viral #Batik Air viral #beasiswa pramugari #Khairun Nisa pramugari gadungan #Lowongan Pramugari #Sekolah Pramugari