Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ayah, Ibu, dan Anak Tewas Berpelukan di Ruang Tamu, Total 34 Korban Longsor Berhasil Dievakuasi, 46 Orang Masih Tertimbun

Lombok Post Online • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:50 WIB
CARI KORBAN: Sebanyak 34 korban telah berhasil dievakuasi. Sementara 46 orang masih tertimbun. Tim SAR gabungan mencari korban yang terkubur longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung, Jawa Barat.
CARI KORBAN: Sebanyak 34 korban telah berhasil dievakuasi. Sementara 46 orang masih tertimbun. Tim SAR gabungan mencari korban yang terkubur longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung, Jawa Barat.

LombokPost - Tim SAR gabungan kembali menemukan sembilan korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/1).

Hal itu disampaikan Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana. Dikutip dari Radar Bandung (Grup Jawa Pos), sembilan jenazah yang dimasukkan dalam sembilan body pack tersebut langsung diserahkan kepada tim DVI Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Dengan demikian, hingga kemarin tim SAR berhasil menemukan 34 kantong.

"Jadi, berdasar laporan dari kepala desa, yang masih dalam pencarian sebanyak 46 orang," katanya.

Sementara itu, ada kejadian memilukan  dalam proses pencarian korban. Petugas menemukan tiga jasad dalam posisi saling berpelukan. Posisi tiga jenazah itu ada di ruang tamu rumah yang telah ambruk terkena longsor.

Tiga jenazah itu diketahui adalah Ujang Koswara, 41, dan istrinya Ai Sumarni, 36, serta anak mereka, Nina Haerunisa, 16.

Mereka diduga terjebak saat berusaha menyelamatkan diri dari longsor.

Ai, 47, kakak Ujang Koswara, tak kuasa menahan tangis saat mendengar kabar tersebut.

Dia menyaksikan langsung proses evakuasi tiga jenazah tersebut.

Saat itu, Ai merasa seakan langit runtuh di hadapannya.

Namun di balik duka, Ai mengaku bersyukur karena keluarganya akhirnya ditemukan setelah sempat tertimbun tanpa kepastian.

Siswa Jalani Pembelajaran Online

Bencana longsor berimbas pada proses belajar mengajar di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Kerusakan sejumlah sekolah membuat pembelajaran dilakukan secara daring atau online.

Kepala Dinas Pendidikan Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Dendih menjelaskan, ada tiga sekolah yang saat ini melakukan pembelajaran daring. ''Yakni SD Negeri 1 Pasirlangu, SD Negeri Karyabakti, dan SD Negeri Cinta Bakti," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kebijakan belajar daring itu diterapkan untuk mendukung penanganan bencana longsor.

"Sebagaimana kita lihat, ruang sekolah saat ini dipakai untuk dapur umum," katanya, dilansir dari Radar Bogor (Grup Jawa Pos).

Empat Daerah di Jateng Tutup Objek Wisata

Cuaca ekstrem yang melanda Jawa Tengah (Jateng) berimbas pada rusaknya beberapa daya tarik wisata (DTW). Banjir bandang, longsor, hingga angin ribut membuat lokasi wisata terpaksa ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng per 25 Januari 2026, ada empat kabupaten/kota yang tempat wisatanya terimbas bencana. Yakni, Kabupaten Tegal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.

Kepala Disbudparekraf Provinsi Jawa Tengah A.R. Hanung Triyono menyampaikan, di empat wilayah itu, ada yang sampai menutup sejumlah objek wisata. "Data ini bergerak, statusnya per 25 Januari 2026," kata Hanung kepada Radar Semarang Grup Jawa Pos, kemarin (26/1).

Sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah, antara lain, Kabupaten Tegal. Banjir bandang Sungai Gung menerjang Kawasan Wisata Guci pada 24 Januari 2026 lalu. 

Banjir bandang juga terjadi di Kabupaten Banyumas. Sungai Kali Pangkon meluap dan berdampak pada kawasan Lokawisata Baturraden. Beberapa lokasi wisata ditutup sementara. Antara lain, Telaga Sunyi, Curug Bayan, dan Curug Tirta Sela.

Sementara itu, di Kota Magelang, angin ribut melanda kawasan Tempat Ziarah Gunung Tidar. Peristiwa itu menyebabkan dua pohon pinus roboh.

"Dampaknya, empat orang mengalami luka dan satu orang meninggal dunia," ujarnya.

Di Kabupaten Magelang, longsor dan angin ribut terjadi di kawasan Air Terjun Kedung Kayang.

Kejadian ini mengakibatkan tiga orang luka serta satu pohon di spot foto tumbang. Demi keamanan pengunjung, spot foto di lokasi tersebut ditutup sementara. (kap/kro/oni/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#bandung #pencarian #korban #Longsor #Bencana