Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Cair! Segera Cek KKS dan Ambil Saldo Sebelum Hangus

Geumerie Ayu • Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:29 WIB

Daftar bansos yang tetap aktif di 2026, syarat, dan cara mudah mendaftar jadi penerima
Daftar bansos yang tetap aktif di 2026, syarat, dan cara mudah mendaftar jadi penerima
LombokPost – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, pemerintah resmi mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 1 untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Bagi Anda pemegang kartu keluarga sejahtera (KKS), segera lakukan pengecekan saldo secara berkala.

Pastikan bansos sudah masuk ke rekening untuk menghindari risiko dana dibekukan dan dikembalikan ke kas negara.

Berdasarkan pantauan lapangan per awal Februari 2026, dana bansos terpantau sudah mulai masuk ke rekening KPM.

Wilayah Provinsi Aceh menjadi yang pertama merasakan pencairan melalui kartu KKS Bank BSI.

Laporan dari pendamping sosial menyebutkan dana sebesar Rp 600.000 hingga Rp 2.700.000 (tergantung komponen PKH) telah sukses ditarik warga sejak 4 Februari lalu.

Bagi pemegang kartu BSI yang saldonya masih kosong, diharapkan bersabar karena proses transfer dilakukan secara bertahap.

Kabar baik juga datang bagi KPM pengguna bank Himbara lainnya seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

Melalui sistem SIKS-NG, status penyaluran saat ini sudah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction).

Secara teknis, setelah status mencapai tahap SI, pihak bank penyalur hanya membutuhkan waktu sekitar dua hari kerja untuk mentransfer dana ke rekening.

KPM disarankan mengecek saldo melalui ATM terdekat atau aplikasi mobile banking mulai hari ini.

Penyaluran tahun 2026 ini menerapkan aturan yang lebih ketat. Berdasarkan kebijakan Kementerian Sosial, KPM hanya diberikan waktu 30 hari untuk melakukan transaksi penarikan dana sejak uang masuk ke rekening.

Baca Juga: Dipimpin BTS, Berikut Grup K-Pop yang Masuk Daftar Talent of the Year 2025 versi Parrot Analytics

Jika dalam satu bulan dana tidak ditarik, maka otomatis dana akan dibekukan dan dikembalikan ke Kas Negara.

Selain itu, status kepesertaan terancam dicoret karena KPM dianggap sudah mampu secara ekonomi.

Kuota 10 Juta KPM dan Pentingnya Akurasi Data

Dari total kuota 10 juta KPM PKH, saat ini baru sekitar 8,8 juta jiwa yang masuk dalam surat perintah pencairan batch pertama. Masih ada 1,2 juta KPM yang akan menyusul di termin berikutnya.

Mensos Saifullah Yusuf menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan tepat sasaran.

"Kalau datanya tidak benar, kebijakannya pasti tidak tepat. Saya menekankan pentingnya jihad data agar warga miskin benar-benar terlihat," ujarnya dikutip dari Instagram @kemensosri.

Segera pantau saldo Anda secara mandiri untuk menghindari kerumunan dan pastikan kerahasiaan PIN KKS Anda tetap terjaga.

 

Editor : Kimda Farida
#PKH dan BPNT Tahap 1 2026 #KKS #Bansos #cek saldo #cair