Sejak Sabtu (7/2), para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri mulai memadati mesin ATM untuk melakukan penarikan tunai.
Pantauan di lapangan menunjukkan tren positif. Tidak hanya kartu terbitan terbaru, KKS "angkatan lama" keluaran tahun 2018 dan 2020 juga terpantau sukses melakukan pencairan secara masif.
Berdasarkan fakta di mesin ATM Link, nominal yang diterima KPM bervariasi tergantung pada komponen yang dimiliki dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Salah satu KPM pemegang KKS tahun 2018 melaporkan telah berhasil menarik dana sebesar Rp 1.200.000 untuk komponen dua orang lanjut usia (lansia).
Berikut adalah rincian nominal yang terpantau sudah masuk ke rekening KPM Bank Mandiri per akhir pekan ini:
Komponen Lansia (2 Orang): Cair sebesar Rp 1.200.000.
Komponen Lansia (1 Orang): Cair sebesar Rp 600.000.
Komponen Balita & Anak SD: Cair sebesar Rp 975.000 (Rp 750.000 untuk balita dan Rp 225.000 untuk komponen pendidikan SD).
Meskipun PKH sudah cair secara nyata, laporan menunjukkan bahwa bantuan BPNT (Sembako) untuk periode yang sama terpantau masih nihil.
Para KPM BPNT murni diharapkan tetap bersabar menunggu proses sinkronisasi data dari perbankan.
Bagi Anda yang berencana mencairkan bantuan hari ini, redaksi merangkum beberapa hal teknis agar proses penarikan berjalan lancar:
1. Perhatikan Pecahan Uang
Mayoritas ATM menyediakan pecahan Rp100.000. Jika saldo Anda berjumlah Rp975.000, maka uang maksimal yang bisa ditarik adalah Rp900.000. Sisa Rp75.000 akan tetap aman mengendap di tabungan.
2. Limit Penarikan
Beberapa mesin memiliki batas tarikan Rp1.000.000 per transaksi. Jika bantuan Anda melebihi jumlah tersebut, lakukan penarikan dua kali.
3. Cek Saldo Terlebih Dahulu
Gunakan fitur "Informasi Saldo" sebelum melakukan penarikan untuk memastikan dana sudah benar-benar masuk.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap (termin). Jika saldo Anda masih nol hari ini, silakan cek kembali pada sore atau malam hari karena proses sinkronisasi antarrekening membutuhkan waktu.
Editor : Kimda Farida