LombokPost - Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Perum Bulog memastikan bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan komitmen penuh untuk menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat.
"Menghadapi Ramadan dan Idulfitri, kami menerapkan pola pengamanan pasar yang agresif, sama seperti saat Nataru lalu. Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan tersedia," ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta.
Pemerintah melalui Perum Bulog memastikan keamanan stok pangan nasional dengan total persediaan beras mencapai 3,3 juta ton, yang terdiri dari 3,22 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 95.523 ton stok komersial.
Selain beras, ketersediaan komoditas penting lainnya juga terjaga, yakni gula pasir sebanyak 11.675 ton, jagung berjumlah 53.637 ton, serta pasokan minyak goreng yang mencapai 15.475 kiloliter.
Selain beras, fokus utama Bulog adalah menjaga harga minyak goreng di tingkat konsumen. Melalui skema Domestic Market Obligation (DMO), Bulog mendapatkan porsi terbesar yakni 70 persen dari alokasi BUMN pangan.
Rizal menjelaskan bahwa pada Februari 2026, Bulog telah menyiapkan 30 ribu kiloliter minyak goreng untuk diguyur ke pasar-pasar tradisional dan pengecer.
Langkah ini diambil guna meredam spekulasi harga yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi besar-besaran melalui penyaluran bantuan pangan gratis.
Sebanyak 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan menerima bantuan untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Isi Paket Bantuan: 10 kg Beras dan 2 liter MinyaKita.
Total Penyaluran: 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.
"Bulog telah menyiapkan stok dan kesiapan operasional agar bantuan pangan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran," tegas Rizal.
Dengan cadangan yang melimpah dan distribusi yang terkontrol, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying. Bulog berkomitmen penuh menjadi penyangga pangan nasional demi memastikan keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia hingga Idul Fitri mendatang.
Editor : Kimda Farida