Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lukisan Kuda Api Karya SBY Laku Rp 6,5 Miliar dan SBY Sudah Beberapa Kali Melelang Lukisannya, Hasilnya untuk Masyarakat Prasejahtera

Lombok Post Online • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:50 WIB
PEMENANG: Dari kiri, Wamen ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan perwakilan Low Tuck Kwong, Alexander Ery Wibowo, saat lelang lukisan Kuda Api.
PEMENANG: Dari kiri, Wamen ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan perwakilan Low Tuck Kwong, Alexander Ery Wibowo, saat lelang lukisan Kuda Api.

LombokPost - Lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) laku Rp 6,5 miliar dalam acara lelang pada perayaan Tahun Baru Imlek yang dihelat Partai Demokrat di Djakarta Theater, Rabu (18/2) malam.

Lukisan bertajuk Kuat dan Energik Laksana Kuda Api itu menggambarkan seekor kuda berwarna biru yang tengah berlari dengan surai menyerupai kobaran api berwarna oranye.

SBY menjelaskan makna filosofis lukisan tersebut. Menurut dia, Kuda Api melambangkan tekad, energi, dan kekuatan untuk mencapai tujuan.

”Karena itu, saya meletakkan kuda api dalam lingkungan, dalam suasana yang teduh, yang peaceful. Maka biru di sini melambangkan peace,” ujar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

Dominasi warna biru, kata dia, identik dengan perdamaian. Itu seperti warna Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

SBY membayangkan seekor Kuda Api yang penuh determinasi dan energi, namun tetap bergerak dalam suasana kehidupan yang damai.

”Ada seekor Kuda Api yang melambangkan tekad, kekuatan, dan energi untuk mencapai tujuan yang baik, tetapi dalam suasana kehidupan yang teduh,” tambahnya.

SBY juga berharap agar semangat Kuda Api dapat menginspirasi bangsa Indonesia dan Partai Demokrat.

Menurut dia, sejak didirikan, Partai Demokrat menempuh jalan perjuangan yang lurus dengan berpegang teguh pada nilai-nilai yang diyakini serta berkomitmen meraih keberhasilan melalui cara-cara yang benar dan bermartabat.

”My hope is my pray, Partai Demokrat laksana Kuda Api ini, punya semangat, punya determinasi, punya kekuatan, dan punya tujuan untuk negeri Indonesia yang sama-sama kita cintai,” katanya.

Proses Penawaran

Proses lelang dipimpin Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan. Harga pembukaan adalah Rp 200 juta.

Sejumlah tokoh ikut menyampaikan penawaran, termasuk Deddy Corbuzier yang mengajukan Rp1 miliar.

Namun, ada dua penawar yang terus bersaing hingga akhir. Pengusaha Hermanto Tanoko dan keluarga Dato’ Low (Low Tuck Kwong). Keduanya menawar hingga tembus Rp 6 miliar.

Lukisan tersebut akhirnya dibeli pendiri Bayan Resources Low Tuck Kwong senilai Rp 6,5 miliar.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera.

”Ini tidak hanya untuk warga keturunan Tionghoa, tetapi untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Indonesia itu milik semua,” ujarnya.

Dana tersebut, kata AHY, akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam serta yang membutuhkan di berbagai daerah. Itu mulai dari Aceh hingga Papua.

Menurut AHY, SBY sudah beberapa kali melelang lukisannya untuk tujuan kemanusiaan.

Dalam berbagai momentum bencana sebelumnya, SBY melakukan hal serupa dan seluruh hasilnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

”Beliau bukan hanya Ketua Majelis Tinggi dan mentor bagi kami, melainkan juga seorang seniman yang mengekspresikan kecintaannya kepada negeri dan kemanusiaan melalui karya-karya lukis,” terangnya. (idr/aph/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#lukisan #Penawaran #perdamaian #SBY #kuda api