Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan pertemuan penting dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta guna membahas kesiapan Angkutan Lebaran 2026.
Jakarta kembali menjadi sorotan utama sebagai daerah asal pemudik terbesar secara nasional yang akan bergerak menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Yogyakarta.
Berdasarkan data survei, proyeksi kendaraan yang akan keluar dari Jakarta melalui gerbang tol utama mencapai 3,67 juta unit.
Menhub Dudy menegaskan bahwa koordinasi erat dengan Pemprov DKI adalah kunci untuk memastikan mobilisasi masif ini berjalan lancar.
Fokus Utama: Ramp Check dan Layanan "Feeder"
Dalam pertemuan tersebut, Menhub Dudy meminta dukungan penuh Pemprov DKI untuk memperkuat fasilitas di simpul-simpul transportasi, terutama terminal Tipe A. Beberapa poin utama yang disoroti.
Kesiapan Armada: Pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) secara rutin.
Kesehatan Pengemudi: Pemeriksaan kesehatan berkala bagi awak bus guna menjamin keselamatan penumpang.
Layanan Feeder: Peningkatan akses angkutan pengumpan (feeder) menuju terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan, terutama untuk titik keberangkatan Mudik Gratis.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik 2026
Pemerintah telah memetakan tanggal-tanggal krusial yang perlu diantisipasi oleh masyarakat:
Puncak Arus Mudik: Diprediksi jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan volume 259.000 kendaraan keluar Jakarta.
Puncak Arus Balik: Diprediksi terjadi pada Senin, 24 Maret 2026 (H+3) dengan volume 285.000 kendaraan masuk Jakarta.
Peningkatan Fasilitas Penunjang
Guna menunjang kenyamanan pemudik, Menhub mendorong penambahan fasilitas umum di simpul transportasi terpadat.
"Kami meminta adanya penambahan gerai makanan, bengkel siaga, hingga toilet portable untuk kenyamanan masyarakat," ujar Menhub.
Selain itu, pengawasan melalui CCTV di titik rawan macet dan penyediaan informasi mudik yang masif kepada pengguna kendaraan pribadi akan menjadi prioritas tim gabungan di lapangan.
Gubernur Pramono Anung menyambut baik arahan tersebut dan memastikan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan bersinergi dalam mengonsolidasikan program Mudik Gratis serta pengaturan rekayasa lalu lintas di wilayah Ibu Kota.
Editor : Kimda Farida