Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gak Perlu Rindu Nasi Rumah! Indonesia Ekspor Ribuan Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Jamaah Haji 2026 Makan Beras Swasembada!

Nurul Hidayati • Rabu, 25 Februari 2026 | 11:19 WIB

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani sidak pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.(Antara)
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani sidak pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.(Antara)

LombokPost - Kabar gembira bagi calon jamaah haji Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan bahwa Indonesia akan segera melakukan ekspor perdana beras premium khusus untuk kebutuhan jamaah haji di Arab Saudi.

Pengiriman gelombang pertama sebanyak 2.280 ton beras dijadwalkan meluncur pada 28 Februari 2026.

Langkah besar ini diambil setelah Indonesia dinyatakan berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 2025.

Dengan stok beras Bulog yang diprediksi menembus angka 4 juta ton tahun ini, pemerintah menilai sudah saatnya jamaah Indonesia menikmati hasil bumi sendiri selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Insya Allah, kita kirimkan beras khusus haji. Kita sudah swasembada, jadi sudah seharusnya jamaah haji kita mengonsumsi beras dari kita," ujar Zulhas dengan optimis.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa proses pengiriman akan dibagi menjadi dua gelombang menggunakan dua kapal berbeda guna menjaga keamanan logistik.

Gelombang kedua dijadwalkan berangkat pada 3 Maret 2026. Perjalanan menuju pelabuhan Jeddah diperkirakan memakan waktu antara 37 hingga 45 hari.

Untuk pengiriman perdana akhir Februari nanti, Bulog memprioritaskan pasokan bagi para petugas haji yang akan tiba lebih awal di Arab Saudi.

Dengan adanya ekspor ini, diharapkan kualitas pelayanan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia semakin meningkat dan memberikan kenyamanan lebih saat beribadah.

 Baca Juga: Petani Tak Perlu Takut Gagal Panen! Bulog Bawa Solusi Canggih, Cuaca Ekstrem Bukan Lagi Ancaman!

Nantinya, pengiriman beras ini akan melalui kapal, di mana menurut Rizal, perjalanan kapal tersebut bisa menempuh kurang lebih 45 hari dan pihaknya menyiapkan dua kapal dalam pengiriman beras ini.

“Estimasi perjalanan dari Indonesia sampai ke Jeddah Arab Saudi itu paling cepat 1 bulan 1 minggu. Paling lambat ya 45 hari. Nanti kami bagi 2 supaya tidak terlalu penuh kapalnya dan kita menjaga kalau ada apa-apa di jalan. Kita masih punya cadangan 2 kapal,” tambah Rizal.

“Yang 28 Februari kita prioritaskan untuk yang para petugas-petugas haji dulu, karena mereka yang datang duluan di Arab Saudi,” terangnya.

Editor : Kimda Farida
#Indonesia #Arab Saudi #Jamaah Haji #Beras #ekspor