LombokPost - Kabar duka menyelimuti tanah air pagi ini. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 06.58 WIB, Senin (2/3).
Kepergian tokoh bangsa ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berdukacita atas wafatnya Bapak Try Sutrisno. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," ujar Jenderal Sigit dalam keterangannya di Jakarta.
Kapolri mengenang almarhum bukan sekadar sebagai mantan pejabat negara, melainkan sosok senior yang menjadi teladan bagi lintas generasi.
Menurut Sigit, rekam jejak pengabdian Try Sutrisno telah memberikan kontribusi besar bagi kedaulatan dan kemajuan bangsa.
"Selamat jalan pahlawan bangsa. Kita akan selalu mengenang seluruh teladan dan jasa baik beliau," tutur Kapolri dengan nada penuh penghormatan.
Bendera setengah tiang layak dikibarkan sebagai penghormatan terakhir bagi sang negarawan.
Senin (2/3) pagi, Indonesia kehilangan salah satu tokoh senior paling dihormati.
Mantan Panglima ABRI sekaligus Wakil Presiden periode 1993–1998, Try Sutrisno, wafat pada usia senja setelah menjalani perawatan di RSPAD.
Baca Juga: Kapolri Akui Banyak Kekurangan, Soroti Fenomena No Viral No Justice
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepulangan tokoh yang ia sebut sebagai panutan bangsa tersebut.
Sigit menegaskan bahwa jasa-jasa almarhum selama hidup sangat besar bagi institusi TNI-Polri maupun negara secara umum.
"Beliau adalah tokoh senior yang menjadi kompas keteladanan bagi kami. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," ungkap Jenderal Sigit.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia yang mengenalnya sebagai sosok yang bersahaja namun tegas dalam menjaga persatuan NKRI.
Editor : Kimda Farida