LombokPost-- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan terkendali.
Hal ini menyusul dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi nasional.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah kerjanya mencapai 13 hari ke depan.
Ketersediaan ini dijaga melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.
“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mencapai sekitar 13 hari ke depan. Ketersediaan ini terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi,” ujar Ahad di Mataram, Jumat (6/3/2026).
Menurut Ahad, pendistribusian BBM ke lembaga penyalur seperti SPBU sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lainnya.
Langkah ini untuk mengantisipasi potensi gangguan yang mungkin timbul akibat situasi global.
“Kami berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak agar distribusi energi ke masyarakat tetap lancar. Dinamika global terus kami pantau secara cermat,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan metode Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) dalam pengelolaan rantai pasok energi.
Metode ini memungkinkan perusahaan memiliki skenario cadangan jika terjadi gangguan pada jalur distribusi utama.
“Berbagai langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga, dengan tetap memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko,” jelas Ahad.
Baca Juga: Pelarian Berakhir, Buronan Kasus Penghinaan Mantan Calon Bupati Lobar Akhirnya Diciduk Jaksa
Memasuki bulan suci Ramadan dan menyambut arus mudik Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan menggelar Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret 2026.
Satgas ini dibentuk untuk memastikan kesiapan infrastruktur, pasokan, serta pelayanan energi bagi masyarakat selama periode mudik.
Satgas akan beroperasi penuh untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah Jatimbalinus, terutama di jalur-jalur strategis dan daerah rawan.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.
Apabila menemukan indikasi pelanggaran atau ketidaknyamanan di lembaga penyalur, masyarakat dapat melaporkan melalui Pertamina Contact Center 135.
Dengan stok yang aman dan persiapan satgas mudik, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.
Editor : Kimda Farida