Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemenhub Minta Pemudik Atur Ulang Jadwal Balik, Puncak Arus Diprediksi "Krodit" di Trans Jawa

Nurul Hidayati • Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan

LombokPost - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi mengeluarkan imbauan bagi para pemudik untuk tidak melakukan perjalanan kembali ke kota asal pada Selasa, 24 Maret 2026.

Tanggal tersebut diproyeksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah dengan volume kendaraan yang diperkirakan bakal melonjak tajam.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menegaskan bahwa pengaturan waktu kepulangan sangat krusial demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

 Baca Juga: MUDIK ANTI-KEJEBAK MACET! Kini Bisa Pantau Ratusan Titik Jalan via CCTV Real-Time, Pemudik Wajib Simpan Dua Link Ini

Belajar dari Rekor Arus Mudik Tertinggi

Imbauan ini berkaca pada data arus mudik yang mencatatkan sejarah baru. Pada 18 Maret 2026 lalu, tercatat lebih dari 270 ribu kendaraan keluar dari empat gerbang tol utama Jakarta dalam satu hari angka tertinggi sepanjang sejarah mudik di Indonesia.

Lebih dari 50 persen kendaraan tersebut mengarah ke Tol Trans Jawa.

 Baca Juga: HINDARI MACET MUDIK! Pantau 17 Titik Rawan Macet , Cek CCTV Sebelum Terjebak!

"Melihat arus mudik yang begitu padat, kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu kepulangan sebelum atau sesudah tanggal 24 Maret agar penumpukan kendaraan dapat terhindarkan," ujar Aan saat meninjau Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi.

Manfaatkan WFA dan Hindari Jam Favorit

Pemerintah mendorong pemudik untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diberikan untuk mengurai konsentrasi kendaraan di jalan tol. Dengan fleksibilitas kerja, pemudik diharapkan bisa memilih tanggal kepulangan yang lebih renggang, seperti tanggal 25 hingga 27 Maret.

 Baca Juga: Jutaan Kendaraan Sudah 'Kabur' dari Jakarta, Ini Rahasia Mudik 2026 Jauh Lebih Aman

Selain jadwal balik, Kemenhub juga memberikan atensi.

Angkutan Logistik: Pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas tetap berlaku hingga 29 Maret 2026 sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB).

Area Wisata: Petugas disiagakan di jalur-jalur menuju destinasi wisata yang diprediksi akan padat selama sisa libur lebaran.

Catatan untuk Pemudik Lintas Pulau

Bagi warga yang hendak kembali ke Pulau Jawa, Kemenhub menyarankan untuk terus memantau informasi terkini mengenai antrean di pelabuhan dan titik penyekatan situasional.

"Alhamdulillah arus mudik berjalan lancar berkat kepatuhan masyarakat. Kami harap kedisiplinan yang sama diterapkan pada arus balik nanti agar semua selamat sampai tujuan," pungkas Aan.

Masyarakat diminta untuk selalu memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima dan saldo kartu elektronik (e-toll) mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna mencegah antrean panjang di pintu keluar.

Editor : Redaksi Lombok Post
#pemudik #lebaran #Arus Balik #wfa #macet