Sesuai pengumuman Selasa (31/3) sore pukul 15.00, yang lolos di PTN akademik sebanyak 155.543 peserta. Sedangkan 23.438 lainnya di PTN vokasi.
Pengumuman dilakukan oleh tim panitia melalui laman utama di https://pengumuman-snbp.snpmb.id. Selain itu, disediakan akses lain melalui laman mirror 42 PTN. Bagi peserta yang ingin mengecek hasil seleksi dapat memasukkan Nomor Pendaftaran SNBP 2026 dan Tanggal Lahir Peserta sesuai dengan data diri yang telah teregistrasi pada sistem SNPMB.
Baca Juga: SMAN 4 Mataram Maksimalkan SNBP, 116 Siswa Eligible Dibedah Data demi Tembus PTN
“Kami ucapkan selamat bagi yang diterima dan bagi yang belum lolos tidak perlu berkecil hati, masih ada jalur yang disediakan untuk PTN, yaitu SNBT dan Jalur Mandiri,” ujar Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026 Eduart Wolok dalam temu media soal hasil SNBP di Jakarta Selasa (31/3).
Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 sudah dibuka. Pendaftarannya berlangsung sampai 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Eduart pun mewanti-wanti peserta yang lolos SNBP agar tidak coba-coba untuk mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT. Sebab, mereka sudah diblokir dalam pendaftaran UTBK-SNBT selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.
Para peserta lolos SNBP 2026 juga dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi Jalur Mandiri 2026. Kebijakan ini diterapkan guna memberi kesempatan pada siswa lain yang belum diterima di PTN.
Baca Juga: SMAN 8 Mataram Libatkan Orang Tua Kawal 130 Siswa Eligible SNBP 2026
Diikuti 146 PTN
Eduart menjabarkan, di tahun ini SNPMB diikuti 146 PTN, terdiri atas 76 PTN dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai PTN akademik, serta 44 politeknik negeri sebagai PTN vokasi. Adapun jumlah pendaftar yang memilih program studi pada PTN akademik mencapai 774.263 peserta.
Mereka memperebutkan 162.116 kursi daya tampung. Kendati begitu, hanya 155.543 kursi yang terisi, yang terdiri atas jumlah lulus pada pilihan 1 sebanyak 142.212 peserta dan pada pilihan 2 sebanyak 13.331 peserta. Sementara itu, jumlah pendaftar yang memilih program studi pada PTN vokasi tercatat sebanyak 77.256 peserta, yang memperebutkan 26.929 kursi daya tampung.
Baca Juga: Lulus SNBP 2026 Tapi Tak Daftar Ulang, Siswa Bisa Diblokir SNBT dan Mandiri
Jumlah peserta yang dinyatakan lulus hanya mencapai 23.438 peserta. Rinciannya, jumlah lulus pada pilihan 1 sebanyak 19.381 peserta dan pada pilihan 2 sebanyak 4.057 peserta.
Dengan data tersebut, artinya ada sekitar 5 persen kuota yang tidak terisi. Diakuinya, hal ini lantaran adanya program studi (prodi) yang memang sepi peminat. Selain itu, pihak PTN memang tidak bisa menerima seluruhnya karena adanya faktor seleksi yang diterapkan dalam rangka menjaga kualitas prodi.
“Sisa kuota itu otomatis akan ditambahkan di kuota SNBT. Jadi, kuota 100 persen itu tetap terjaga gitu,” jelasnya.
Dia mencontohkan pengalihan kuota ini. Misalnya, ada satu prodi dengan kuota totalnya 100. Di SNBP tersedia kuota 30, namun yang terisi 25. Sehingga, di SNBT yang kuotanya harusnya 40 bertambah menjadi 45.
“Sisa di SNBT pun, misalnya kalau ada yang tidak terisi, itu juga akan ditambahkan di Jalur Mandiri,” paparnya.
Daya tampung SNPMB 2026 untuk SNBP sebanyak 189.017 kursi. Sedangkan SNBT 261.497 kursi dan Mandiri 187.725 kursi. (mia/ttg/JPG/r3)
Editor : Redaksi