LombokPost--Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) membuat gebrakan nasional.
Dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, DJKI bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia bakal menggelar Car Free Day (CFD) serentak di 33 provinsi, Minggu (26/4).
Mengusung tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga”, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga santai.
Ada misi besar di baliknya: menggugah kesadaran publik bahwa industri olahraga modern tak bisa lepas dari perlindungan kekayaan intelektual (KI).
Direktur Jenderal KI, Hermansyah Siregar, menegaskan bahwa setiap elemen dalam dunia olahraga—mulai dari merek klub, hak siar pertandingan, hingga desain perlengkapan—memiliki nilai ekonomi tinggi yang wajib dilindungi.
“Banyak yang belum sadar, karya di dunia olahraga itu bernilai besar. Tanpa perlindungan KI, potensi ekonomi bisa hilang begitu saja,” tegasnya, Jumat (24/4).
Baca Juga: Menikmati Mewahnya Oase Tradisional di Jantung KEK Mandalika
Di Nusa Tenggara Barat, kegiatan dipusatkan di kawasan Jalan Udayana, Mataram. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu ruang publik favorit warga, sehingga diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
Tak hanya jalan santai, CFD ini bakal diramaikan dengan berbagai aktivitas menarik: senam bersama, hiburan musik, hingga talkshow interaktif bersama pelaku industri olahraga dan pemegang lisensi hak siar. Yang paling ditunggu, DJKI juga menghadirkan layanan konsultasi dan pendaftaran KI langsung melalui Mobile Intellectual Property Clinic.
Kepala Kanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya perlindungan karya.
“Ini momentum untuk mengedukasi masyarakat bahwa KI bukan hal jauh, tapi dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di dunia olahraga,” ujarnya.
Melalui kegiatan nasional ini, DJKI berharap masyarakat tak lagi memandang kekayaan intelektual sekadar konsep hukum. Lebih dari itu, KI adalah fondasi penting bagi lahirnya inovasi, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi—terutama di sektor olahraga yang terus berkembang pesat.
Editor : Kimda Farida