Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hoaks Pendaftaran CPNS 2026 Beredar di Media Sosial, BKN Minta Masyarakat Waspada

Yuyun Kutari • Senin, 8 Juni 2026 | 08:33 WIB
Inilah poster pendaftaran CPNS 2026 yang dikonfirmasi hoaks oleh BKN. (IST/LOMBOK POST)
Inilah poster pendaftaran CPNS 2026 yang dikonfirmasi hoaks oleh BKN. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu, mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 yang beredar, di berbagai platform digital.

Imbauan ini disampaikan, menyusul munculnya poster yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 telah resmi dibuka dan mengarahkan masyarakat ke tautan tertentu.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, sekaligus Juru Bicara BKN Wisudo Putro Nugroho menegaskan, informasi resmi terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Baca Juga: Jadwal Rekrutmen CPNS Masih Menggantung

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap poster, broadcast, maupun tautan yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu,” terangnya.

BKN juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan informasi berasal dari kanal resmi pemerintah, tidak mengklik tautan mencurigakan atau membagikan data pribadi, serta melakukan verifikasi informasi melalui website resmi BKN maupun portal SSCASN.

Wisudo mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital, dan berperan aktif dalam menekan penyebaran informasi palsu. Salah satunya, dengan tidak langsung membagikan informasi yang diterima sebelum memastikan kebenarannya.

Baca Juga: Guru dan Nakes Jadi Prioritas Formasi CPNS Mataram 2026

Langkah sederhana tersebut dinilai penting, untuk mencegah semakin luasnya penyebaran hoaks yang dapat merugikan masyarakat, khususnya para pencari kerja yang berharap mengikuti seleksi ASN.

“Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya,” tandasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#BADAN KEPEGAWAIAN NASIONAL (BKN) #Hoaks #informasi palsu #sscasn #CPNS