Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Latihan Menembak Dicoret dari Pembekalan Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Akbar Sirinawa • Kamis, 2 Juli 2026 | 10:28 WIB
Kemhan menyampaikan penjelasan terkait sejumlah peserta Latsarmil yang meninggal dunia sepekan belakangan. (JawaPos.com)
Kemhan menyampaikan penjelasan terkait sejumlah peserta Latsarmil yang meninggal dunia sepekan belakangan. (JawaPos.com)

 

LombokPost-Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghapus latihan dasar militer atau latsarmil dalam pendidikan calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Materi teknis dan taktis militer tidak lagi masuk dalam pembekalan peserta. Kegiatan kini diarahkan menjadi pembekalan bela negara dan manajerial.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, Kemhan menjadi bagian dari panitia seleksi nasional (panselnas). Karena itu, pelaksanaan pembekalan peserta terus dievaluasi dan disesuaikan.

Baca Juga: Kemhan dan TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM Terukur, Alutsista Tetap Prioritas Utama

”Sebagai bagian dari evaluasi tersebut format kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latsarmil tidak lagi dilaksanakan dalam bentuk sebelumnya. Saat ini kegiatan diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial,” kata Rico, Kamis (2/7).

Rico menjelaskan, pendidikan bagi calon manajer Kopdes Kelurahan Merah Putih dan KNMP tidak bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit. Pendidikan ini juga bukan untuk menjadikan peserta sebagai Komponen Cadangan (Komcad).

Menurut dia, pembekalan diarahkan untuk membangun disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, tanggung jawab, kerja sama, dan kesiapan manajerial.

”Dalam penyesuaian ini materi teknis dan taktis militer sudah dihilangkan termasuk kegiatan menembak, taktik regu senapan serta kegiatan taktis dan teknik lainnya,” tegas Rico.

Kemhan juga memastikan tidak ada lagi latihan fisik dalam konteks latihan militer. Aktivitas peserta hanya berupa olahraga ringan untuk menjaga kebugaran.

Baca Juga: Kebanggaan Alutsista Lokal: Kemhan Borong 30 Unit KSOT Produksi PT PAL Usai Uji Tembak Torpedo Piranha

Olahraga itu berupa senam pagi atau jalan kaki ringan. Pelaksanaannya tetap menyesuaikan kondisi masing-masing peserta.

Selain mengubah format pembekalan, Kemhan memperkuat aspek kesehatan peserta. Penguatan itu dilakukan melalui pemantauan harian, profiling kesehatan lanjutan, dan pemeriksaan bagi peserta yang memiliki faktor risiko.

Mekanisme pelaporan keluhan dan rujukan medis juga diperkuat. Peserta dengan kondisi tertentu mendapat perhatian khusus.

Editor : Akbar Sirinawa
#latsarmil #manajer koperasi merah putih #latihan dasar militer #latihan menembak #kemhan