LombokPost--Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, melontarkan kritik terhadap pemerintah Indonesia yang tidak mengirim delegasi resmi ke prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, yang menurut narasinya meninggal dunia akibat serangan militer.
Melalui akun X miliknya, Dino mengaku heran karena undangan resmi dari pemerintah Iran untuk menghadiri prosesi tersebut disebut tidak mendapat tanggapan dari Indonesia.
Menurutnya, kehadiran hanya Duta Besar RI di Teheran dinilai Iran sebagai respons yang kurang memadai.
Dino juga membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh yang disebut mengirim delegasi resmi, bahkan Pakistan mengutus presiden.
Ia mempertanyakan apakah absennya delegasi Indonesia menunjukkan mulai memudarnya politik luar negeri "bebas aktif" atau justru mencerminkan persoalan dalam pengambilan keputusan diplomasi di dalam negeri.
"Ia mengingatkan bahwa bebas aktif adalah diplomasi yang berprinsip, bukan diplomasi yang didasari rasa sungkan," tulis Dino dalam unggahannya.
Baca Juga: Asap Masaro Sempat Dikeluhkan Warga Senteluk, DLH Lobar Siapkan Uji Emisi Bulan Ini
Dino menilai hubungan Indonesia dan Iran selama ini terjalin baik sehingga kehadiran delegasi resmi seharusnya dapat menjadi simbol persahabatan kedua negara sekaligus menunjukkan konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.
Editor : Kimda Farida