
LombokPost — Langkah mengejutkan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, yang resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (27/7/2026), turut mengarahkan sorotan publik pada rekam jejak kepemilikan asetnya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan pada 15 Maret 2026, total kekayaan mantan bos bank sentral ini menembus angka fantastis Rp 80,5 miliar.
Dalam laporan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan status verifikasi administratif lengkap tersebut, Perry tercatat mengantongi total harta sebesar Rp 80.500.957.247 tanpa memiliki kewajiban utang sepeser pun.
Baca Juga: Breaking! Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI
Sebagian besar pundi-pundi kekayaan pria yang meniti karier lebih dari tiga dekade di BI ini didominasi oleh aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 52,32 miliar.
Dominasi Properti di Jakarta hingga Karawang
Aset tanah dan bangunan milik Perry tersebar di 14 titik lokasi strategis.
Baca Juga: Tujuh Tahun Memimpin Bank Sentral, Gubernur BI Perry Warjiyo Resmi Mengundurkan Diri
Aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan seluas 700 m²/540 m² di kawasan Jakarta Selatan hasil sendiri dengan nilai taksiran mencapai Rp 24 miliar.
Selain di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, Perry juga mengoleksi properti serta tanah di wilayah Tangerang Selatan, Sukoharjo, Sleman, hingga Karawang.
Berikut ringkasan rincian struktur harta kekayaan Perry Warjiyo berdasarkan dokumen LHKPN.
Tanah dan Bangunan (14 Lokasi): Rp 52.326.069.532 (Rp 52,32 miliar).
Surat Berharga: Rp 20.878.577.399 (Rp 20,878 miliar).
Kas dan Setara Kas: Rp 2.193.118.483 (Rp 2,19 miliar).
Alat Transportasi dan Mesin: Rp 2.085.625.000 jenis 1 Unit Mobil Mercedes Benz S450 Tahun 2023 (Rp 2 miliar).
Harta Lainnya: Rp 1.985.566.833 (Rp 1,99 miliar).
Harta Bergerak Lainnya: Rp 1.032.000.000 (Rp 1 miliar).
Utang: Rp 0
Koleksi Mobil Mewah Tunggal
Sektor transportasi dan mesin dalam garasi mantan pimpinan BI ini terbilang ringkas namun tergolong kelas atas.
Perry tercatat hanya memuat satu unit sedan mewah, yakni Mercedes Benz S450 rakitan tahun 2023 senilai Rp 2,08 miliar.
Selain itu, Perry menempatkan porsi instrumen investasinya pada sektor surat berharga dengan nilai mencapai Rp 20,87 miliar, serta simpanan kas dan setara kas sebesar Rp 2,19 miliar.
Kekayaan yang dilaporkan ini menjadi cerminan rekam jejak pengabdian dan perjalanan karier Perry Warjiyo di jajaran regulator keuangan tertinggi Indonesia sebelum akhirnya meletakkan jabatan.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : lhkpn.kpk.go.id