LombokPost--Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8). Insiden ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, hingga kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan data manifes, kapal mengangkut 271 orang, terdiri atas 232 penumpang, 26 awak kapal, dan 13 personel lainnya.
Laporan awal menyebutkan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB. Informasi diterima Basarnas pada pukul 08.25 WIB dari PT Atosim Lampung Pelayaran setelah perusahaan memperoleh laporan dari nahkoda. Namun, setelah laporan awal disampaikan, nahkoda tidak lagi dapat dihubungi.
Proses evakuasi langsung dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, di antaranya KM Meratus Project 3, KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Transko Arafura, Prakarsa Mas, SC Aila 17, Aicon Daniel, dan Selaras Emas.
Berdasarkan data Basarnas hingga pukul 20.30 WIB, sebanyak 230 orang berhasil diselamatkan, lima penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 38 orang masih dalam proses evakuasi.
Baca Juga: Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum NTB Salurkan Bantuan untuk Anak Panti Asuhan Al Hidayah
Dalam proses penyelamatan, sebagian penumpang bertahan di haluan dan anjungan kapal. Sebagian lainnya terpaksa melompat ke laut menggunakan jaket pelampung dan sekoci untuk menyelamatkan diri dari kobaran api.
Di Pelabuhan Kalianget, aparat gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, KSOP, BMKG, Pemerintah Kabupaten Sumenep, hingga tenaga kesehatan disiagakan untuk menerima korban. Sejumlah rumah sakit juga disiapkan untuk memberikan penanganan medis kepada korban yang dievakuasi.
Sementara itu, Pelindo Regional 3 membuka posko terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, guna mempercepat pelayanan bagi korban selamat.
Posko tersebut menyediakan pemeriksaan kesehatan, tempat istirahat, hingga layanan transportasi gratis menuju terminal bus maupun stasiun kereta api bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan atau kembali ke daerah asal.
Hingga kini, tim SAR masih melanjutkan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan. Penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 juga masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Editor : Kimda FaridaSumber : Jawa Pos