LombokPost – Telkomsel bersama TelkomGroup sukses menuntaskan pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Per 18 Agustus 2026, sebanyak 100 persen site Telkomsel di area terdampak dilaporkan telah kembali beroperasi secara normal.
Gempa bumi sebelumnya sempat melumpuhkan konektivitas dan berdampak pada lebih dari 400 site dari total 735 site Telkomsel yang tersebar di tujuh kabupaten, meliputi Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, hingga Manggarai Barat.
Baca Juga: 31 Tahun Telkomsel, Setia Melayani dan Menyatukan Langkah Masyarakat NTB
Vice President Area Network Operations Jawa Bali Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, menyampaikan bahwa pemulihan penuh ini dicapai berkat kerja keras tim teknis di lapangan serta koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, PLN, BPBD, dan para mitra.
"Bagi kami, setiap site yang kembali beroperasi berarti semakin banyak masyarakat yang dapat kembali terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi penting, dan mendukung koordinasi selama masa tanggap darurat," ujar Nugroho.
Kerahkan Puluhan Genset dan Terjang Akses Longsor
Baca Juga: SMAN 9 Mataram Perkuat Kolaborasi Digitalisasi, Terima Dukungan Telkomsel
Proses pemulihan jaringan sempat menghadapi kendala berat akibat terputusnya arus listrik PLN serta terisolirnya akses menuju beberapa site akibat material longsor pascagempa.
Guna menjaga kelangsungan operasional sinyal, Telkomsel memobilisasi bantuan daya darurat, mencakup 44 fixed genset, 27 mobile genset, dan 29 pack battery backup.
Mobile genset bahkan didatangkan langsung dari luar pulau Flores untuk menjangkau titik-titik krisis.
Baca Juga: Telkomsel Kerahkan Teknologi AI dan 45 Unit COMBAT, Jamin Koneksi Stabil di Jalur Mudik Lebaran 2026
Pasca-pemulihan 100 persen ini, Telkomsel dan TelkomGroup menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan optimalisasi kualitas jaringan untuk memastikan kestabilan konektivitas bagi masyarakat Flores.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Telkomsel