Prabowo Tugaskan Petinggi TNI-Polri Pimpin Penanganan Karhutla Kalimantan

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanggulangan karhutla di Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026). (Biro Pers/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanggulangan karhutla di Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026). (Biro Pers/Setpres)

 

 

LombokPost-Presiden Prabowo Subianto menugaskan sejumlah pejabat utama TNI dan Polri memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Pembagian tugas dilakukan di empat provinsi agar penanganan berlangsung lebih cepat dan terpadu.

Pejabat yang mendapat tugas meliputi Panglima TNI, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Wakapolri, hingga kepala staf TNI AD dan TNI AL.

”Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di 4 provinsi terdampak di Kalimantan,” terang Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya pada Sabtu (22/8).

Baca Juga: Karhutla Ganggu Operasional Bandara, Kemenhub Utamakan Keselamatan Penerbangan

Di Kalimantan Barat (Kalbar), penanganan dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara di Kalimantan Tengah (Kalteng), tugas diberikan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Untuk Kalimantan Selatan (Kalsel), Prabowo menugaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Astamaops Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran.

Sedangkan penanganan di Kalimantan Timur (Kaltim) dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi dan Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat.

”Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ucap Teddy.

Prabowo bersama sejumlah pejabat tinggi negara juga berada di Kalimantan, Sabtu (22/8). Presiden meninjau lokasi terdampak sekaligus memimpin upaya penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

Setibanya Prabowo di Kalimantan, Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI (Purn) Asrianus Bulo menyampaikan laporan kepada presiden.

Asrianus mengatakan, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tidak hadir di Kalimantan. Suharyanto masih berada di Nusa Tenggara Timur untuk menangani dampak gempa.

Berdasarkan pemantauan selama 24 jam terakhir, sebanyak 3.704 titik panas atau hotspot terdeteksi di Kalimantan.

Baca Juga: Asap Karhutla Ganggu Bandara Singkawang, Penumpang Dapat Opsi Refund

Jumlah itu terdiri atas 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Kemudian 3.100 titik memiliki tingkat kepercayaan menengah dan 406 titik berstatus kepercayaan rendah.

”Terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat,” terang dia.

Sementara hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah menunjukkan sudah muncul kepulan asap. Adapun tingkat kepercayaan rendah berarti satelit mendeteksi titik panas.

Sebagian besar dari 3.100 hotspot tingkat kepercayaan menengah terpantau di sejumlah wilayah.

”Kami laporkan bahwa titik hotspot ini didominasi di wilayah Kabupaten Ketapang, kemudian Kubu Raya, dan Kabupaten Kayam Utara di wilayah sektor selatan,” ucap Asrianus.

Selain itu, hotspot terpantau di Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas yang berada di wilayah timur.

Menurut Asrianus, BNPB bersama instansi terkait telah menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi memanfaatkan potensi hujan ringan pada 21–27 Agustus yang diprediksi terjadi di wilayah timur Kalimantan Barat.

”Kami sudah melaksanakan operasi modifikasi cuaca pada tgl 11-18 Agustus lalu kemudian istirahat karena tidak ada potensi awan. Kemudian kami sudah rapat dengan BMKG bahwa potensi awan (kembali) akan terjadi,” bebernya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
karhutla Kalimantan Operasi Modifikasi Cuaca hotspot Kalimantan Prabowo Subianto tni-polri