Prabowo Tambah Tiga Batalyon TNI dan Enam Helikopter Tangani Karhutla Kalimantan

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8). (YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8). (YouTube Setpres)

 

 

LombokPost-Presiden Prabowo Subianto memutuskan sejumlah langkah untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Pemerintah akan mendatangkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan.

Keputusan itu disampaikan Sekretariat Kabinet melalui akun media sosialnya, Sabtu (22/8). Langkah penanganan diputuskan setelah Prabowo memimpin rapat mengenai kondisi terkini karhutla di Kalimantan.

”Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: TNI Perkuat Penanganan Karhutla, 66.510 Prajurit Siap Digerakkan ke Berbagai Wilayah

Prabowo juga meminta pemerintah daerah tegas menerapkan aturan. Langkah pencegahan harus diperkuat agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah mendatangkan tiga batalyon TNI dari luar Kalimantan. Jumlahnya sekitar 1.500 personel yang didatangkan mulai Sabtu (22/8) hingga Minggu pagi (23/8).

Personel aparat di darat juga dikerahkan untuk memadamkan titik-titik api. Pemerintah sekaligus menambah kekuatan pemadaman melalui udara.

Sebanyak enam helikopter besar water bombing dijadwalkan tiba pada Sabtu sore. Armada itu akan memperkuat operasi pemadaman dari udara.

Pemerintah juga akan memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi dilakukan untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah terdampak.

Selain itu, jumlah pompa dan bor air akan ditambah, khususnya di lahan gambut. Peralatan itu digunakan untuk meredam titik panas yang berada di bawah tanah.

”Selanjutnya, Presiden Prabowo bergerak menuju Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang masih terbakar,” lanjut akun tersebut.

Sebelumnya, Prabowo juga menugaskan sejumlah pejabat utama TNI dan Polri memimpin penanganan karhutla di empat provinsi Kalimantan.

”Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di 4 provinsi terdampak di Kalimantan,” ungkap Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Prabowo Tugaskan Petinggi TNI-Polri Pimpin Penanganan Karhutla Kalimantan

Di Kalimantan Barat (Kalbar), Prabowo menugaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Penanganan di Kalimantan Tengah (Kalteng) dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Sementara di Kalimantan Selatan (Kalsel), tugas diberikan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Astamaops Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran.

Untuk Kalimantan Timur (Kaltim), Prabowo menugaskan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat turun langsung ke lapangan.

”Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ucap Teddy.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
karhutla Kalimantan water bombing Operasi Modifikasi Cuaca Prabowo Subianto TNI