Gerakan ESDM Siaga Bencana, Tanggap Darurat dan Pemulihan

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 20:37 WIB
STM menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
STM menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LombokPost – PT Sumbawa Timur Mining (STM), pengelola proyek eksplorasi tembaga Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, NTB, menunjukkan kepedulian dan solidaritas antarwilayah di Kepulauan Nusa Tenggara.

STM menyalurkan bantuan logistik senilai lebih dari Rp270 juta untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari gerakan kolektif ESDM Siaga Bencana, yakni sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama perusahaan pertambangan di Indonesia dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana.

Baca Juga: STM Buktikan Kekerasan Remaja Bisa Dicegah dengan Cara Asyik

Kirim Dua Truk Logistik dari Mataram

Gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada pertengahan Agustus 2026 lalu mengakibatkan dampak besar.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (23/8) mencatat 91 korban jiwa dan lebih dari 161 ribu warga terpaksa mengungsi akibat gempa utama serta ribuan gempa susulan.

Baca Juga: Isu Kolam Limbah, Dinas ESDM NTB Tegaskan STM Masih Eksplorasi dan Patuh Lapor Berkala

Merespons kondisi darurat tersebut, STM memobilisasi dua truk bantuan dari Kota Mataram, NTB, menuju Posko AJU-I Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar pengungsian.

Kebutuhan Pangan & Kesehatan: Makanan kaleng, susu anak, obat-obatan, dan popok bayi.

Baca Juga: Hijaukan Lingkungan dan Kurangi Sampah Plastik, Hari Lingkungan Hidup Sedunia STM Dorong Pengelolaan Sampah Dengan Tepat

Kebutuhan Sandang & Papan: Pakaian dewasa dan anak-anak, matras, serta terpal untuk perlindungan darurat.

Didistribusikan ke Empat Kabupaten Terdampak

Bantuan dari STM diterima langsung oleh Komandan Posko AJU-I Labuan Bajo sekaligus Tenaga Ahli BNPB, Mayjen TNI Mochammad Luthfie Beta.

Ia mengapresiasi keakuratan jenis bantuan yang disiapkan STM karena sesuai dengan kebutuhan riil warga di lokasi pengungsian.

"Bantuan dari PT Sumbawa Timur Mining sudah sangat sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat, terutama makanan, tenda untuk istirahat, serta perlengkapan dapur umum dan perawatan pasien," ujar Luthfie.

Luthfie menjelaskan, bantuan logistik ini akan disalurkan ke empat kabupaten terdampak utama, yaitu Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

Pendistribusian dilakukan melalui jalur darat maupun udara untuk menjangkau lokasi-lokasi terisolasi.

Wujud Solidaritas Sesama Musang (Masyarakat Nusa Tenggara)

Head of Communications STM, Cindy Elza, menegaskan bahwa keikutsertaan STM dalam penanganan gempa Flores merupakan bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas sesama masyarakat di kawasan Nusa Tenggara.

"STM adalah bagian dari masyarakat Kepulauan Nusa Tenggara. Kami berupaya hadir saat saudara-saudara kita di Flores membutuhkan ulur tangan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak," ungkap Cindy.

Ia menambahkan, kolaborasi melalui wadah ESDM Siaga Bencana memperkuat efektivitas tanggap darurat di lapangan.

"Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui gerakan ESDM Siaga Bencana, kami ingin mendukung respons darurat sekaligus mendorong proses pemulihan yang lebih cepat dan baik," pungkas Cindy.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post Online
Gempa Flores NTT 2026 ESDM Siaga Bencana Bantuan STM Gempa Flores CSR PT STM Dompu PT SUmbawa TImur Mining