LombokPost-TNI AU menggelar latihan untuk meningkatkan kemampuan shipboard operation atau operasi helikopter dari dan menuju kapal. Latihan itu juga menjadi bagian dari kesiapan menjelang kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan memperkuat armada TNI AL.
Dalam dokumentasi yang dibagikan Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), tampak tiga helikopter TNI AU melakukan pendaratan di atas siluet flight deck Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Latihan tersebut menggunakan replika sebagai bagian dari tahapan simulasi.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, latihan melibatkan Helikopter H-3218 dari Skadron Udara 6 TNI AU. Helikopter itu kemudian melakukan take off dan landing di atas Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar.
”Pelaksanaan (latihan) tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kemampuan dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan operasi helikopter dari dan menuju kapal, sekaligus memperkuat interoperabilitas antarmatra dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan,” terang dia dalam keterangan resminya, Jumat (28/8).
Baca Juga: Kapal Induk Pertama Indonesia Tinggalkan Italia, Dijadwalkan Tiba 20 September di Pangkalan Lampung
Helikopter H-3218 diterbangkan Letkol Pnb Sofan Hasani sebagai Pilot in Command (PIC). Sementara latihan disupervisi langsung Komandan Wing Udara 2.1 Grup 2 Helikopter Kolonel Pnb A. Mauludin Mulyono.
Sebelum praktik pendaratan, para penerbang mengikuti kegiatan klasikal dan ground school di Skadron Udara 400 Puspenerbal. Tahapan itu memberikan pembekalan mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan operasi helikopter berbasis kapal.
Latihan kemudian berlanjut menggunakan helideck simulator, termasuk praktik pada replika flight deck dan siluet Kapal Induk Garibaldi. Simulasi menjadi tahapan untuk membangun kesiapan penerbang sebelum melaksanakan pendaratan di kapal sebenarnya.
”Setelah melalui tahapan pembekalan dan simulasi, helikopter H-3218 melaksanakan take off dan landing di flight deck LPD KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron,” jelasnya.
Latihan tidak hanya melibatkan alutsista TNI AU. Alutsista milik TNI AL dan TNI AD juga turut dilibatkan untuk meningkatkan interoperabilitas antarmatra.
Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Latihan juga mendukung kesiapan Naval Parade dan rencana peresmian Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Kedatangan kapal perang eks Angkatan Laut Italia itu bakal menambah kekuatan armada TNI AL. Namun, penggunaannya direncanakan lebih berfokus pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul sebelumnya mengatakan, peran dan fungsi Garibaldi akan disesuaikan dengan doktrin Perisai Trisula Nusantara TNI.
”Untuk Garibaldi rencananya akan dioperasionalkan berfokus kepada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam,” terang dia pada Selasa (25/8).
Baca Juga: Menteri Luhut Bawa Kapal Induk dari Kapal Selam yang Akan Lakukan Riset di Perairan Lombok
Operasional kapal induk itu juga akan melibatkan TNI AD dan TNI AU, termasuk para penerbang helikopter dari kedua matra. Garibaldi dapat digunakan sebagai tempat pendaratan dan lepas landas helikopter TNI AD maupun TNI AU.
Tunggul memastikan kemampuan tersebut telah dilatih sebelumnya. Saat ini, kegiatan penyegaran juga dilakukan bagi para penerbang yang nantinya dapat terlibat dalam operasi dari kapal.
”Pelaksanaan giat take off landing akan melibatkan alutsista dari tri matra dan hal tersebut sudah pernah dilaksanakan pelatihan di Puspenerbal Juanda. Saat ini juga sedang dilaksanakan giat refreshing take off-landing tri matra, khususnya bagi pilot TNI AU dan TNI AD,” bebernya.
Garibaldi dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir September 2026, menjelang HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober. TNI AL juga merencanakan kapal itu ikut dalam sailing pass armada Angkatan Laut Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
”Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur sailing pass, serta akan dilaksanakan giat take off-landing heli dari matra AU dan AD, sekaligus sebagai kapal VVIP,” jelas dia.
Editor : Akbar SirinawaSumber : jawapos.com