BGN Stop Sementara Operasional MBG, Sejumlah Kampus PJJ, Kecuali yang Butuh Praktikum Langsung

Kimda Farida • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:56 WIB
PJJ KAMPUS: Mahasiswa mengikuti pembelajaran jarak jauh setelah sejumlah kampus menerapkan PJJ dan hybrid akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
PJJ KAMPUS: Mahasiswa mengikuti pembelajaran jarak jauh setelah sejumlah kampus menerapkan PJJ dan hybrid akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

LombokPost--SELAIN sekolah dasar dan menengah, sejumlah kampus juga memutuskan untuk menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan hybrid. Kebijakan ini diterapkan beragam, ada yang satu hari, namun ada pula sampai seminggu ke depan.

Adapun kampus tersebut di antaranya Universitas Indonesia (UI) yang menetapkan PJJ selama dua hari, yakni 7–8 September 2026.

Kemudian ada IPB University, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Universitas Negeri Lampung (Unila), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Muhammadiyah Jakarta, hingga UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga menerapkan kebijakan PJJ dua hari.

Selain itu, ada pula UPN Veteran Jakarta yang menetapkan PJJ pada 7 September 2026 dan Binus University yang mengambil kebijakan pembelajaran hybrid pada 7–12 September 2026.

Baca Juga: Tujuh Bandara Masih Ditutup Sementara Abu Anak Krakatau Capai 15,2 Km, 2.319 Penerbangan Terdampak

Kebijakan ini sangat mungkin diperpanjang, tergantung kondisi di lapangan dan arahan dari instansi berwenang.

Meski melaksanakan PJJ, kampus-kampus tersebut memberikan pengecualian pada mata pelajaran atau praktikum yang sekiranya membutuhkan tatap muka.

IPB University, misalnya, memberikan kelonggaran tersebut dengan berbagai catatan.

Salah satunya dengan meminta peserta praktikum untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan yang diperlukan, termasuk menggunakan masker selama kegiatan.

 ”Pelaksanaan perkuliahan atau praktikum secara luring agar dikoordinasikan terlebih dahulu dengan ketua program studi dan diinformasikan kepada Direktorat Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru untuk memastikan kesiapan dan mitigasi terkait sarana dan prasarana,” ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Deni Noviana.

Hentikan Sementara MBG

 Badan Gizi Nasional (BGN) turut melakukan penyesuaian terhadap operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau.

BGN menghentikan sementara operasional MBG di satuan pendidikan yang menerapkan PJJ.

Berdasarkan kondisi per 7 September 2026, PJJ diberlakukan di sejumlah wilayah Jawa Barat, meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Depok, dan Kabupaten Purwakarta.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati mengatakan, penyesuaian operasional MBG dilakukan sebagai langkah antisipatif.

Kebijakan tersebut mempertimbangkan kondisi pembelajaran sekaligus keselamatan peserta didik di wilayah terdampak.

”Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Operasional MBG akan disesuaikan kembali setelah kondisi memungkinkan dan pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan,” ujar Hida Senin (7/9).

Baca Juga: Berkunjung ke Destinasi Wisata Gua Kopong Masbagik

BGN memastikan penghentian sementara tersebut tidak mengubah komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan program MBG.

BGN terus mencermati perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait. (mia/wan/lyn/ttg/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Jawa Pos
PJJ kampus pembelajaran jarak jauh gunung anak krakatau Universitas Indonesia hybrid learning