Pencarian Berlanjut, Tim SAR Belum Temukan Rombongan Jurnalis di Perairan Anak Krakatau

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 22:59 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa)
LombokPost – Tim SAR gabungan hingga kemarin (10/9) belum menemukan rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Meski belum menemukan hasil, Basarnas memastikan pencarian tetap berlanjut. 
 
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii turut memantau pencarian lewat udara. Tim menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun, keberadaan rombongan belum terlihat. ”Saya dari pesawat memang belum melihat,” ucapnya.
 
Meski pencarian belum membuahkan hasil, Syafii memastikan operasi SAR terus dilanjutkan. Pencarian dilakukan selama tujuh hari ke depan sesuai standar pedoman internasional yang berlaku. ”Kami pastikan pencarian belum dihentikan,” tegasnya.
 
Proses pencarian juga menghadapi kendala jarak pandang. Kondisi tersebut dipicu asap kebakaran hutan dan lahan serta aktivitas vulkanik di bawah ketinggian 1.500 meter.
 
Tim SAR menyesuaikan pencarian dengan pemutakhiran data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 
 
Untuk mendukung operasi tersebut, tim mengerahkan 11 kapal dari berbagai instansi. Mulai dari KRI milik TNI AL, Polairud Polri, Basarnas, dan kapal-kapal pendukung lainnya. ”Pencarian juga didukung lebih dari 300 personel inti,” ujar Syafii.
 
Sebelumnya, lima jurnalis yaitu M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal jurnalis lepas dilaporkan hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9). Mereka berangkat bersama tiga kru speedboat Arupadhatu 1. Hingga kini, keberadaan rombongan tersebut belum diketahui. (idr/aph)     
 
 
Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Jawa Pos
jurnalis Anak Krakatau meletus