Jaga Produksi, PT Timah Targetkan Tambah Cadangan 30 Ribu Ton

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 23:10 WIB
Ilustrasi Bangunan PT Timah
Ilustrasi Bangunan PT Timah

LombokPost  – PT Timah (Persero) Tbk memperkuat cadangan untuk menjaga kesinambungan produksi. Perseroan menargetkan penambahan cadangan timah hingga 30 ribu ton sepanjang 2026. Jumlah itu untuk menggantikan cadangan yang tergerus akibat aktivitas produksi.

Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT Timah Harry Budi Sidharta mengatakan, peningkatan sumber daya dan cadangan menjadi salah satu fokus perseroan dalam memperkuat operasi dan produksi.


“Dengan target mencapai penambahan cadangan sebesar 30 ribu ton. Setidaknya itu menggantikan atau sesuai dengan hasil dari . Ini menjaga  produksi perusahaan,” katanya dalam public expose live 2026 kemarin (10/9).


Hingga semester I 2026, PT Timah memiliki sumber daya mineral timah sebesar 798 ribu ton . Sementara cadangan mineral timah tercatat 312 ribu ton. ”Untuk memperkuat basis cadangan tersebut, eksplorasi terus digeber, baik di darat maupun laut,” imbuhnya.


Sepanjang 2026, kegiatan eksplorasi perseroan mencakup survei geologi seluas 3.216 hektare, survei geofisika sepanjang 76 kilometer, dan survei topografi seluas 17.638 hektare. PT Timah juga melakukan pengeboran eksplorasi sepanjang 41.104 meter dan pengeboran pandu sepanjang 12.971 meter.


Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Ilhamsyah Mahendra menambahkan, eksplorasi menjadi prioritas perseroan tahun ini. Tahapan tersebut menjadi pintu awal untuk menemukan sumber daya sekaligus cadangan baru. ”Untuk usaha pertambangannya dimulai dari aktivitas eksplorasi yang merupakan saat ini menjadi prioritas di tahun 2026. Kemudian dilanjutkan di proses penambangan mineral timahnya itu sendiri,” ujarnya.


Upaya menggenjot operasi tersebut mulai tercermin pada kinerja semester pertama. Berdasarkan RKAP 2026, PT Timah menargetkan produksi bijih timah sebesar 30 ribu ton sepanjang tahun. Hingga semester I 2026, produksi bijih timah telah mencapai 12.232 ton. Angka tersebut melonjak 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi logam timah juga meningkat 58 persen secara tahunan menjadi 10.865 ton.


”Perseroan mengarahkan operasi dan produksi sesuai target yang telah ditetapkan. Perbaikan fundamental operasi, infrastruktur pengolahan, dan pemurnian menjadi modal untuk mengejar target tersebut,” pungkasnya. (bry/dio)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Jawa Pos
Harry Budi Sidharta pt timah tbk