LombokPost-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong di Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah kamar dengan fasilitas layaknya rumah tinggal. Sejumlah nama narapidana kemudian mencuat dalam informasi mengenai pihak yang disebut pernah atau masih menggunakan fasilitas itu.
Berdasarkan informasi Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Jumat (25/9), nama mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan terpidana perkara korupsi tata kelola timah Harvey Moeis termasuk yang disebut terkait fasilitas di Lapas Cibinong.
Ferdy Sambo disebut berada di kawasan yang dikenal sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Ia juga disebut beberapa kali berada di blok sekitar gereja.
Baca Juga: DPR Dorong Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Diusut secara Pidana
Harvey Moeis juga disebut sebagai salah satu narapidana yang memperoleh fasilitas serupa. Harvey menjalani pidana dalam perkara korupsi tata kelola perdagangan timah.
Sejumlah terpidana perkara Asabri turut disebut dalam informasi itu, yakni Heru Hidayat, Teddy Tjokrosaputro, Pieter Rasiman, dan Mochtar Riza Pahlevi Tabrani.
Nama lain berasal dari perkara importasi gula, yakni Wisnu Hendraningrat, Hansen Setiawan, Indra Suryaningrat, dan Tony Wijaya Ng.
Bambang Rianto yang merupakan terpidana perkara Waskita Karya juga disebut dalam daftar itu. Begitu pula mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono serta Indra Kesuma alias Indra Kenz, terpidana perkara Binomo dan tindak pidana pencucian uang.
Mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen juga disebut dalam informasi mengenai narapidana yang memperoleh fasilitas itu.
Baca Juga: Lapas Selong Geledah Kamar Hunian Narapidana dan Tes Urine Sejumlah Petugas
Sementara mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan disebut pernah mendapatkan fasilitas serupa. Namun, Zainudin telah memperoleh pembebasan bersyarat sehingga tidak lagi tercatat sebagai penghuni aktif Lapas Cibinong.
Informasi mengenai nama-nama narapidana itu belum mendapat tanggapan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Akbar Hadi Prabowo tidak merespons konfirmasi JawaPos.com.
Temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong sebelumnya diungkap Ombudsman Republik Indonesia (ORI) setelah melakukan inspeksi mendadak pada Rabu (23/9).
Komisioner ORI Syafrida R. Rasahan mengatakan petugas menemukan beberapa kelas kamar saat pemeriksaan.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9), Syafrida menunjukkan rekaman video dari hasil sidak. Rekaman memperlihatkan beberapa jenis kamar dengan perbedaan luas dan fasilitas.
Kamar dilengkapi sofa, kasur, televisi berukuran besar, hingga kamar mandi dengan toilet duduk.
”Silakan dilihat ini kami masuk ke lapas yang kami temukan, nah ini ketika kami masuk, kami temukan pintu. Kemudian di dalam pintu itu terdapat fasilitas kamar sesuai dengan standar yang tadi saya bilang ada tipe suite, ada tipe deluxe, ada tipe standarnya,” ungkap Syafrida.
Ombudsman juga menemukan sejumlah peralatan rumah tangga dan kulkas berisi makanan serta minuman.
Syafrida mengatakan tim menemukan beberapa jenis minuman yang diduga sebagai minuman keras. Botol kosong juga ditemukan di tempat pembuangan sampah.
”Fasilitasnya ada TV, makanan di dalam kulkas yang cukup lengkap, dan di tempat pembuangan sampah kami menemukan botol-botol miras kosong yang menurut kami berarti patut diduga itu sudah berlangsung cukup lama,” imbuhnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : jawapos.com